Sukses

Vaksin TT
18 Nov 2018, 10:12 WIB
Pria, 24 tahun.

Pagi dok.. Saya ingin bertanya mengenai kejadian yang baru saya alami kemarin 12 Nov 2018, karena saya berencana menikah tanggal 15 Des 2018 mendatang maka saya melakukan imunisasi Tetanus Toksoid, yang saya tahu dari teman2 atau dari artikel kesehatan efeknya hanya nyeri dibagian yang habis disuntik, bisa demam ringan, kelelahan, nyeri sendi, mual dan nyeri otot. Tapi yang saya alami saat disuntik normal seperti digigit semut biasa, lalu 30 detik kemudian saya merasa mual2 keringat dingin lalu 1 menit kemudian saya langsung drop lemas pandangan blur dan hampir gelap seperti orang kehabisan darah mau pingsan gitu dok, sampai rumah sempoyongan dan akhirnya tergeletak lemas di tempat tidur 4 jam baru bisa beraktifitas biasa lagi. Kira2 kenapa ya dok kok bisa seperti itu? (Sebelum suntik TT tidak di tensi darah dan sebelumnya saya tidak ada trauma jarum suntik). Terimakasih dok semoga berkenan menjawab..

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Banyak yang harus dipersiapkan di dalam pernikahan, di dalam segi kesehatan yang dapat dilakukan adalah memeriksakan kesehatan masing-masing individu dengan pemeriksaan pra nikah. Hal ini tidak wajib dilakukan namun dianjurkan bagi pasangan yang akan menikah.

Pemeriksaan pra nikah meliputi beberapa hal, diantaranya pemeriksaan darah rutin (HB, trombosit, analisa hemoglobin, leukosit), golongan darah dan Rhesus, kencing rutin (urinalisa), hepatitis terutama hepatitis B & C, dan gula darah. 

Selain pemeriksaan kesehatan, wanita yang akan menikah juga disarankan melakukan imunisasi Tetanus Toxoid(TT). Imunisasi TT (Tetanus Toksoid) dianjurkan pada wanita terutama untuk mencegah terjadinya tetanus neonatorum (tetanus pada bayi).

Hal tersebut disarankan karena dahulu dimana dokter sangat jarang, proses melahirkan banyak ditolong oleh dukun beranak yang menggunakan peralatan tidak steril dimana berisiko untuk mengakibatkan penularan kuman tetanus ke janin melalui pemotongan tali pusar. Namun saat ini dengan banyaknya dokter dan bidan serta pertolongan melahirkan dilakukan secara steril, maka jarang sekali terjadi kasus tetanus neonatorum.

Vaksin ini sebaiknya diberikan pada wanita yang tidak melengkapi 3 kali imunisasi dasar atau 10 tahun booster. Jika seorang wanita memiliki rencana untuk memiliki anak maka sebaiknya mendapatkan vaksin ini sebelum menikah atau pada saat kehamilan.

Efek samping dari imunisasi tetanus yang paling sering terjadi biasanya cukup ringan seperti rasa sakit, nyeri, demam, diare, bengkak atau kemerahan pada tempat suntikan. Reaksi signifikan pada pemberian vaksin tetanus sangat langka seperti kejang, koma, kerusakan otak, saraf masalah, atau reaksi alergi yang parah.

Mengenai keluhan anda rasakan, sebaiknya diperiksakan kepada dokter untuk dapat dipastikan penyebabnya.

Demikian informasi kami sampaikan, semoga bermanfaat dan dapat diterima.

0 Komentar

Belum ada komentar