Sukses

Sesak Nafas Pada Penderita Gagal Ginjal

16 Nov 2018, 07:46 WIB
Pria, 19 tahun.

Siang dok, saya mau tanya. kenapa ya ibu saya kadang tiap hari sesak nafas, apalagi tiap malam sampai gk bisa tidur, suka keringatan juga tiap malam padahal kipas angin sudah paling cepat. dulu ibu saya pernah kena jantung sama ginjalnya bengkak, trus ada batu ginjal juga. sekarang di anjurin cuci darah 2x seminggu, tpi sekarang ibu saya mintanya 1x seminggu. apa karena cuci darah 1x seminggu dok jadi ibu saya sering sesak nafas. dirumah juga ibu saya suka minum es...

Terimakasih sudah bertanya seputar masalah sesak pada penderita gagal ginjal dengan menggunakan fitur Tanya Dokter dari Klikdokter.com

Gejala fungsi ginjal terganggu biasanya adalah berkurangnya frekuensi berkemih, jumlah air kencing berkurang. Namun, hal tersebut terjadi bila kerusakan ginjal sudah sangat parah. Fungsi ginjal terganggu pada tahap awal biasanya tidak memberikan keluhan apa-apa. Pada kondisi lain kerusakan ginjal bisa ditandai dengan munculnya pembengkakan di bagian tubuh, misalnya kaki atau kelopak mata. Untuk mengetahui fungsi ginjal Anda juga dapat meminta untuk diperiksa laboratorium untuk menilai fungsi ginjal (seperti ureum, creatinine, urinalisis). 

Saat ginjal kita tidak bekerja cukup untuk menahan kehidupan kita, kita akan membutuhkan tindakan cuci darah atau pencangkokan ginjal sebagai terapi pengganti ginjal.

Hemodialisa/cuci darah adalah salah satu terapi pengganti ginjal yang paling banyak dipilih oleh para penderita gagal ginjal. Pada prinsipnya terapi hemodialisa adalah untuk menggantikan kerja dari ginjal yaitu menyaring dan membuang sisa – sisa metabolisme dan kelebihan cairan, membantu menyeimbangkan unsur kimiawi dalam tubuh serta membantu menjaga tekanan darah. Bahasa awam hemodialisa adalah cuci darah. Gangguan ginjal atau gagal ginjal kronik tahap akhir atau tahap 5 (sudah dilakukan cuci darah), berarti kedua ginjal tidak mampu lagi berfungsi sempurna yang mengakibatkan tumpukan hasil sisa metabolisme di dalam tubuh yang dapat menjadi racun bagi tubuh. Untuk mengetahui derajat dari kerusakan ginjal diperlukan pedoman dari hasil lab yaitu melihat dari creatinin dan ureum baru kita dapat menghitung LFG (laju filtrasi glomerulus). Pada gagal ginjal yang tahap akhir memang obatnya hanya dengan cuci darah berserta diet yang tepat. Namun bisa juga dilakukan transplantasi ginjal. Untuk sembuh memang sulit oleh karena sudah terjadi kerusakaan ginjal yang berat.

Terlambat cuci darah maka berisiko menimbulkan berbagai gejala akibat tertahannya bahan yang seharusnya terbuang melalui cuci darah. Gejala pasien bisa bervariasi, namun dapat berupa sesak nafas, atau penurunan kesadaran. Jadi apabila dokter menyarankan untuk cuci darah 2x seminggu, sebisa mungkin dilakukan. Karena dengan mengurangi jumlah cuci darah yg seharusnya bisa membuat keadaan Ibu Anda semakin berat.

Selain mengkonsumsi obat - obatan dari dokter, Ibu Anda juga harus rajin kontrol dan cuci darah sesuai dengan jadwal yang sudah diberikan oleh dokter spesialis penyakit dalam. 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan terkait masalah sesak pada penderita gagal ginjal. Semoga bermanfaat, salam sehat. 

0 Komentar

Belum ada komentar