Sukses

Rahim Menghadap Ke Belakang

15 Nov 2018, 17:56 WIB
Pria, 30 tahun.

Hallo Dok, saya haid terakhir tanggal 8 September 2018, tapi tespack dan usg tidak hamil, malah kata dokter rahim saya kebelakang. terus saya di kasih resep untuk bisa haid dulu. yang mau saya tanyakan, apakah ada kemungkinan hamil tanpa harus meminum obat mempercepat haid. apakah sulit hamil kalo rahim kebelakang. Terimakasih.

dr. Nadia Octavia

Dijawab Oleh:

dr. Nadia Octavia

Terima kasih telah bertanya tentang rahim menghadap ke belakang menggunakan Fitur Tanya Dokter.

Uterus atau rahim Retroflexi adalah salah satu variasi bentuk rahim dimana rahimnya ke arah belakang sehingga mulut rahim tertarik keatas. Sekitar 20-30% wanita rahimnya retroflexi. Bentuk rahim pada umumnya disebut anteflexi (posisi rahim menghadap kedepan. Posisi rahim retroflexi menyebabkan rahim kembali mengeluarkan sperma setelah ejakulasi.

Gangguan kesuburan pada kasus ini hanya karena pada saat berhubungan mulut rahim tidak terpapar oleh sel sperma. Biasanya untuk kasus seperti ini di upayakan agar cairan sperma, bisa mencapai mulut rahim, misalnya dengan posisi ibu setelah berhubungan meletakkan punggung ditempat yang lebih tinggi (diganjal).

Cara lain yang dapat dilakukan adalah melakukan hubungan intim dengan posisi Doggy Style (dari arah belakang) sehingga sperma tidak akan keluar lagi. Setelah itu jangan langsung tidur/berdiri, namun tetap berada dalam posisi sujud sekitar 20-30 menit. Jika kemungkinan penyebab infertilitas yang lain tidak dijumpai, maka upaya operasi rekonstruksi dapat dilakukan.

Terapi umumnya jarang dilakukan, apabila emang sulit terjadi kehamilan maka dapat diusulkan cara lain untuk memiliki anak seperti IVF ataupun bayi tabung.

Untuk kualitas sperma, Kualitas sperma dapat ditingkatkan dengan meningkatkan asupan makanan yang mengandung:

- Vitamin C: Melindungi sperma dari kerusakan karena oksidasi serta mengurangi aglutinasi sperma (sperma saling menempel)

- Vitamin B6: Penting dalam pembentukan hormon seks pria

- Vitamin B12: Bersama dengan asam folat, B12 diperlukan untuk pembentukan materi genetik. Kadar yang kurang menyebabkan produksi sperma yang abnormal, penurunan jumlah sperma, dan kemampan gerak sperma.

- Vitamin E: Juga merupakan antioksidan. Membantu sperma dalam penetrasi sel telur.

- Zinc: Kekurangan zinc menurunkan kadar testosteron. Suplementasi mikronutrien ini dapat meninkatkan jumlah sperma dan memperbaiki kesuburan.

- Arginin dan L-Carnintine: Asam-asam amino yang diperlukan dapal pemebentukan serta fungsi normal sperma.

Yang dapat anda lakukan untuk mengatasinya adalah berolah raga teratur, makan makanan yang banyak mengandung zink (sea food, terong), dan vitamin E (tauge) yang dapat membantu meningkatkan jumlah sperma. Hindari stres dan faktor risiko yang kami sebutkan di atas dapat membantu memperbaiki kualitas sperma. Di samping mengubah pola hidup menjadi lebih sehat, kami sarankan untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis andrologi agar dapat diketahui penyebabnya serta diobati sesuai dengan penyebabnya.

Demikian informasi tentang rahim menghadap ke belakang yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar