Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

LanjutkanStop Disini

Nyeri Saat Berhubungan Intim
10 Nov 2018, 16:12 WIB
Pria, 1982 tahun.

Assalamualaikum dok, sy mau tanya kenapa setiap sy berhubungan badan dengan suami, mis v terasa nyeri sekali, dan juga seperti ingin buang air kecil, apdahal tdk demikian, apa penyebabnya ya dok.

Waalaikumsalam Wr.Wb

Terimakasih telah bertanya tentang nyeri saat berhubungan intim melalui fitur KlikDokter.com

 

Kami sangat senang karena Anda mempercayakan layanan konsultasi kami untuk membantu mengatasi masalah kesehatan Anda dan keluarga.

Kami memahami kecemasan Anda. Nyeri saat berhubungan intim di dunia medis dikenal dengan dispareunia. Nyeri saat berhubungan intim dapat muncul saat akan penetrasi / masuknya penis ke dalam vagina (entry pain) di awal, pertengahan, pada saat penetrasi dalam (deep pain), ketika orgasme, maupun ketika hubungan intim selesai. Faktor emosi juga berhubungan dengan tipe-tipe nyeri tersebut.

Penyebab entry pain saat penetrasi berhubungan dengan beberapa faktor berikut, yaitu:

· Pelumas yang kurang. Ini merupakan penyebab paling sering, yang disebabkan oleh kurangnya waktu foreplay, juga oleh turunnya kadar estrogen setelah menopause, setelah melahirkan atau selama menyusui. Obat-obatan seperti antidepresan, obat darah tinggi, sedatif, antihistamin dan pil KB tertentu juga bisa menurunkan jumlah pelumas.

· Cedera, trauma atau iritasi. Ini termasuk cedera atau iritasi akibat kecelakaan sebelumnya, operasi organ panggul, atau akibat episiotomi (perlukaan untuk melebarkan jalan lahir).

· Vaginismus. Kontraksi otot dinding vagina yang tidak disadari (spasme) dapat membuat penetrasi menyakitkan.

· Kelainan bawaan seperti agenesis vagina (vagina tidak sepenuhnya terbentuk) atau himen imperforata (selaput dara menutupi mulut vagina) dapat menyebabkan entry pain.

 

Deep pain dapat disebabkan oleh kondisi-kondisi berikut dan umumnya lebih terasa pada posisi tertentu.

·Penyakit seperti endometriosis, penyakit radang panggul, prolaps rahim, rahim yang menghadap ke belakang (retrofleksi), myoma rahim, infeksi kandung kemih, wasir, kista ovarium, sindrom iritasi usus 

·Akibat operasi atau pengobatan tertentu seperti operasi daerah panggul termasuk histerektomi (pengangkatan rahim) dan radioterapi/kemoterapi kanker.

 

Emosi sangat mempengaruhi aktivitas seksual pada wanita. Hal-hal berikut menyebabkan atau menambah intensitas nyeri saat hubungan intim.

·Gangguan psikologis seperti kecemasan, depresi, khawatir akan tampilan fisik, ketakutan akan hubungan intim.

·Stres akan membuat otot-otot panggul tegang sehingga timbul nyeri saat penetrasi.

·Pernah mengalami kekerasan seksual di masa lalu.

 

Beberapa saran yang dapat diberikan untuk membantu mencegah nyeri tersebut antara lain :

·Lakukan rangsangan seksual (foreplay) yang adekuat sebelum suami melakukan penetrasi penis. Hal ini sedikit banyak juga akan berpengaruh pada ketegangan vagina. Rasa takut atau kekhawatiran dapat membuat vagina menjadi kaku dan kering sehingga mudah terbentuk luka. Lakukanlah hubungan intim dalam suasana yang santai dan nyaman. Kondisi rileks saat berhubungan akan membuat vagina menjadi lemas dan tidak terasa nyeri saat penetrasi. Semakin anda merasa khawatir dan tidak rileks, semakin sulit untuk mengatasi masalah anda saat ini.Gunakanlah lubrikasi tambahan untuk memudahkan penetrasi penis ke dalam vagina. Pilihlah pelumas yang lebih bersih dan steril untuk mencegah infeksi pada vagina anda.Bila masih ada luka lecet, sebaiknya jangan lakukan hubungan seksual dahulu, tunggu hingga luka kering. Dan sebaiknya luka selalu dalam keadaan bersih.

Jadi penyebab dari dispareunia itu bermacam-macam. Namun untuk memastikan penyebab dari keluhan Anda, kami menganjurkan agar Anda dapat memeriksakan diri lebih lanjut ke dokter spesialis kandungan.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan seputar nyeri saat berhubungan intim. Semoga bermanfaat untuk Anda.

Salam,

 

0 Komentar

Belum ada komentar