Sukses

KB Implan Dapat Menyebabkan Gangguan Haid
10 Nov 2018, 16:20 WIB
Pria, 29 tahun.

Halo dok, saya hampir 2 tahun menggunakan kb implan, dan selama itu juga saya belum mens. saat ini saya masih menyusui bayi saya yang kembar. Bagaimana ya dokter?

dr. Nadia Octavia

Dijawab Oleh:

dr. Nadia Octavia

Terima kasih telah bertanya seputar KB implan melalui fitur Tanya Dokter. 

Kami memahami kekhawatiran Anda. 

Implan atau populer disebut dengan susuk, merupakan salah satu metode kontrasepsi yang relatif jarang dipilih karena sebagian wanita 'takut' akan proses pemasangan dan pencabutannya. Metode implan (selanjutnya disebut dengan KB implan), merupakan alat kontrasepsi bawah kulit yang serupa lidi sepanjang 4 cm. Biasanya diselipkan di bawah kulit lengan atas. Proses pemasangan dilakukan oleh dokter atau bidan yang berpengalaman. KB implan ini dapat bertahan 3-5 tahun karena itu merupakan salah satu pilihan metode kontrasepsi jangka panjang dengan tujuan untuk menjarangkan kehamilan.

Implan yang ditanam di bawah kulit mengeluarkan progestogen secara lambat, (serupa hormon progesteron) yang akan mencegah pelepasan sel telur. Progestogen juga membuat lendir serviks lebih tebal dan lengket, serta membuat dinding rahim lebih tipis. Akibatnya, sperma akan sulit melewati serviks dan kondisi rahim yang tipis membuatnya tidak dapat menerima bakal janin (embrio).

Berikut adalah fakta-fakta mengenai KB implan:

Bila KB implan ini terpasang dengan benar, efektivitasnya mencapai 99%. Kurang dari 1:1000 wanita yang menggunakan implan selama 3 tahun akan hamil.Implan sangat baik bagi wanita yang ingin menunda kehamilan dalam waktu lama.Implan dapat digunakan pada wanita yang tidak dapat menggunakan KB hormonal yang mengandung estrogen.Implan akan memudahkan wanita yang tidak dapat mengkonsumsi pil KB secara teratur.Sedangkan efek samping KB implan adalah sebagai berikut:

Pemasangan implan dapat membuat kulit Anda memar, nyeri, atau bengkak di sekitar lokasi implan. Tetapi hal ini akan berkurang dan sembuh sendiri dalam waktu 1 minggu.Efek samping paling umum adalah gangguan haid. Pada tahun pertama penggunaan implan, umumnya haid menjadi tidak teratur, perdarahan bisa menjadi lebih berat atau lebih ringan, lebih pendek atau lebih panjang. Bahkan bisa tidak haid sama sekali. Hal ini tidak membahayakan, tetapi mungkin membuat Anda terganggu. Hal ini akan berkurang di tahun kedua.Jika efek samping ini mengganggu, implan dapat dilepaskan kapan saja dan kesuburan Anda akan segera kembali.Namun gangguan haid sampai 2-3 minggu juga bisa disebabkan oleh penyebab lainnya. Kondisi tersebut bisa disebabkan oleh hal-hal berikut:

Ketidakseimbangan hormonalGangguan fungsi indung telur (ovarium)Mioma uteri - tumor jinak pada rahimPolip rahim - tumor jinak pada rahimAdenomiosis - biasa disertai dengan nyeri perut yang hebat pada saat haidPenggunaan IUD/spiralKomplikasi dari kehamilan (kehamilan ektopik)Kanker - kanker rahim, ovarium, serviks (leher rahim)Gangguan pembekuan darah - penyakit von WillebrandObat-obatan seperti obat antiradang, antikoagulan (anti pembekuan darah)Kondisi medis lain seperti penyakit radang panggul (PID), gangguan tiroid, endometriosis, dan gangguan hati/ginjalOlahraga yang berlebihanMemiliki kondisi sindrom ovarium polikistik (PCOS)Sedang hamil atau menyusuiStress psikologisBerat badan terlalu berlebih atau terlalu kurusKami menyarankan Anda untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan (SpOG) untuk memastikan penyebab dari gangguan haid Anda, serta mendapatkan tatalaksana yang terbaik. 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. 

Salam, 

0 Komentar

Belum ada komentar