Sukses

Anak sering batuk pilek
09 Nov 2018, 09:34 WIB
Pria, 31 tahun.

selamat siang dok,,, anak saya cewek usia 19 bulan,,, paling tidak setiap bulan batuk pilek,,, tapi ada kayak sesak ,, normal kah? penyebab sesak, cara pencegahan dan mengatasi bagaimana? terima kasih....

dr. Melyarna Putri

Dijawab Oleh:

dr. Melyarna Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com.

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Flu atau batuk dan pilek pada bayi, pada umumnya disebabkan oleh infeksi virus. Infeksi virus akan sembuh sendiri (self limiting disease) dan umumnya akan berlangsung antara 3-14 hari tergantung daya tahan tubuh anak dan memang tergantung ada tidaknya penderita flu di rumah atau orang yang sering berkontak dengan anak. Jika memang ada penderita flu di sekelilingnya, maka anak akan sangat potensial untuk sering mengalami batuk-pilek. Kemungkinan kedua penyebab batuk pilek pada bayi adalah alergi.

Batuk-pilek atau infeksi saluran pernapasan pada anak kecil juga sering disebabkan oleh banyak hal, seperti infeksi atau alergi. Dalam kasus anak Anda, perlu ditelusuri dengan teliti penyebab dari batuk pileknya, kami sarankan untuk berkonsultasi ke dokter spesialis anak karena mungkin saja ini adalah ISPA karena bakteri yang membutuhkan antibiotik atau ini karena alergi yang membutuhkan tambahan obat alergi.

Apakah anak mengonsumsi susu formula? atau produk susu formula? Bila iya, kemungkinan lainnya adalah mungkin juga anak Anda mengalami alergi susu sapi. Alergi susu sapi adalah reaksi alergi yang melibatkan antibodi IgE terhadap satu atau lebih fraksi protein yang terdapat dalam susu. Bagaimanapun, intoleransi laktosa dan alergi susu sapi tidak berhubungan. Alergi susu sapi merupakan reaksi alergi yang dipicu oleh sistem imun dan merupakan reaksi alergi sejati yang dapat dideteksi dengan tes darah dan/atau prosedur sederhana yang disebut uji cukit kulit.Untuk pemeriksaan tersebut Anda perlu mengunjungi dokter spesialis anak untuk wawancara medis mendetil, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang yang diperlukan.

Apabila anak Anda benar menderita alergi susu sapi, sebaiknya anak Anda menghindari segala makanan yang berbahan dasar susu sapi seperti keju, biskuit susu, dsb. Sebagai alternatif, susu kedelai, susu beras, dan susu nabati lain dapat menggantikan susu sapi, namun perlu diketahui bahwa 20% anak yang alergi susu sapi juga memiliki alergi terhadap susu kedelai.

Untuk mencegah agar anak tidak sering batuk-pilek maka seringlah cuci tangan sebelum menggendong anak, hindari anak berkontak dengan penderita flu, dan jaga kebersihan di rumah. Apabila anak mengalami sesak nafas, kebiruan, luar biasa rewel, dan demam lebih dari 72 jam, segeralah menghubungi dokter.

Jika dalam 7-10 hari semenjak sakit, tidak nampak adanya perbaikan gejala pada anak Anda atau bila memang anak Anda juga sudah semakin sulit bernapas dan ingus atau dahak menjadi semakin kuning-kehijauan maka sebaiknya Anda segera mengunjungi dokter anak Anda.

Semoga buah hati Anda cepat pulih kembali.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar