Sukses

Penyebab Darah Menetes Saat BAB

09 Nov 2018, 08:09 WIB
Wanita, 25 tahun.

Selamat pagi, saya eka. Jadi begini dok, sudah 2 hari ini saya setiap kali selesai BAB dan semua kotoran sudah keluar itu selalu ada darah yang menetes dok bbrp tetes. BAB saya biasanya pagi jam 5-8. Sebelum nya saya sudah prnah merasakan hal sperti ini sekitaran 1 bulan yang lalu tapi sembuh dengan sendiri nya kemudian ini mulai lagi gejala seperti ini. Saya sendiri tidak merasakan gejala rasa sakit,perih dan lain sebagainya. Jadi kondisi saya baik baik saja dok? Mohon penjelasan dok. Trimakasih

Terimakasih telah bertanya melalui fitur Tanya Dokter.

Buang air besar yang normal seharusnya tidak mengeluarkan darah. Bila mengeluarkan darah, perlu diperhatikan: Sudah berapa lamakah BAB berdarah? Apakah darah keluar setelah selesai buang air besar? Menetes? Berapakah perkiraan banyak darah yang keluar? Ataukah darah keluar bersamaan dengan tinja? Apakah disertai rasa nyeri perut? Adakah rasa nyeri di daerah anus? Apakah mengalami kesulitan buang air besar? Apakah diare?

Pertanyaan-pertanyaan ini perlu dijawab karena buang air besar dengan darah dapat menjadi pertanda dari beberapa jenis penyakit, seperti infeksi (disentri), hemoroid (ambeien), atau kanker kolon.

Pada infeksi (disentri) biasa disertai dengan diare, nyeri perut dan terkadang demam dan darah biasanya keluar bersamaan dengan tinja. Pada hemoroid biasanya darah keluar setelah selesai buang air besar, terdapat kesulitan buang air besar, darah sering kali hanya menetes, dan dapat dijumpai adanya benjolan yang ikut keluar dari anus. Pada kanker kolon, biasanya darah keluar dalam jumlah agak banyak dan disertai rasa nyeri pada saat buang air besar, dapat disertai diare ataupun tinja yang berbentuk kecil-kecil.

Kalau dari riwayat singkat Anda, saat ini kemungkinan besar disebabkan oleh ambeien atau wasir.

Hemoroid (wasir/ambeien) merupakan pembengkakan dan peradangan pada pembuluh darah balik (vena) pada daerah rektum atau anus. Hemoroid dibagi menjadi hemoroid eksterna dan interna. Untuk menegakkan diagnosis hemoroid, diperlukan pemeriksaan langsung oleh dokter pada anus penderita.

 

Hemoroid interna dapat dikelompokkan menjadi :Derajat I: wasir tidak keluar dari rektumDerajat II: wasir prolaps (keluar dari rektum) pada saat mengedan, namun dapat masuk kembali secara spontanDerajat III: wasir prolaps saat mengedan, namun tidak dapat masuk kembali secara spontan, harus secara manual (didorong kembali dengan jari tangan) Derajat IV: wasir mengalami prolaps namun tidak dapat dimasukkan kembali

Untuk hemoroid derajat I dan II masih dapat ditangani dengan terapi obat oral. Namun obat-obatan ini hanya bersifat mengurangi gejala saja. Pertolongan pertama yang dapat dilakukan yaitu:

Jangan menahan BAB. Langsung menuju toilet bila merasa ingin BAB. Jangan menahannya. Kalau bisa, coba rutin untuk BAB setiap hari, misalnya saat sehabis makan pergilah ke toilet untuk beberapa menit.

Duduk dalam air hangat. Rendam bokong Anda setiap 3 – 4 kali sehari selama kurang lebih 20 menit. Ini berfungsi untuk mengurangi gatal dan iritasi.

Menjaga pola makan. Hindarilah makanan pedas. Makanan pedas akan semakin meningkatkan risiko pembengkakan di anus yang berlanjut menjadi wasir. Kemudian perbanyaklah makanan berserat. Dengan banyak makan makanan berserat, seperti brokoli, kacang, gandum, dan buah-buahan, dapat menurunkan pendarahan, inflamasi dan pembengkakan lebih lanjut. Serat juga dapat mengurangi iritasi.

Olahraga. Tujuan dari berolahraga adalah untuk menjaga berat badan. Karena obesitas termasuk menjadi faktor pencetus dari wasir. Namun demikian usahakan untuk menghindari olahraga yang berat. Cobalah olahraga aerobik yang sederhana atau berjalan 20-30 menit per hari. Keduanya dapat menstimulasi fungsi usus.

Untuk hemoroid interna derajat III dan IV serta hemoroid eksterna memerlukan tindakan bedah untuk penanganannya. Untuk itu, untuk mengetahui penanganan yang tepat, terlebih dahulu perlu diketahui derajat hemoroid Anda.

Kami sarankan Anda mengunjungi dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat dan optimal.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (FA)

    0 Komentar

    Belum ada komentar