Sukses

Penggunaan Antibiotik

05 Nov 2018, 09:58 WIB
Pria, 26 tahun.

selamat pagi, saya ingin bertanya. saat ini saya dalam pengawasan dokter internist, saya diberi dua antibiotik bersamaan, yaitu: levofloxacyn diminum secara oral dan ceftriaxon diberikan melalui infus yang dicampur dengan sodium chloride 100ml, keduanya diberikan di malam hari. pertanyaan saya adalah interaksi apa yang terjadi dengan pemberian dua antibiotik tersebut? mengingat hari ini adalah hari minggu. thanks

Terimakasih sudah bertanya seputar penggunaan antibiotik dengan menggunakan fitur Tanya Dokter dari Klikdokter.com

Levofloxacin termasuk dalam kelas florokuinolon, yang biasa digunakan untuk pengobatan infeksi sistemik karena masuk dalam antibiotik spektrum luas.

Levofloxacin dapat digunakan untuk beberapa pengobatan, seperti :

  1. Sinusitis maksilaris akut
  2. Bronkitis kronis
  3. Pneumonia
  4. Infeksi kulit tanpa komplikasi
  5. Pyelonephritis akut
  6. Komplikasi infeksi saluran kencing

Dan perlu diingat bahwa penggunaan dosis obat tersebut tentunya harus disesuaikan sesuai dengan kondisi pasien dan penyakitnya.

Sedangkan ceftriaxone masuk dalam golongan sefalosporin generasi III. Generasi ini memiliki spektrum luas sebagai antibakteri dengan kemampuan melawan kuman gram negatif yang lebih baik dibandingkan generasi sebelumnya. 

Ceftriaxone dapat digunakan untuk menangani beberapa keadaan seperti infeksi yang disebabkan oleh kuman gram negatif terutama infeksi nosokomial, infeksi saluran pernapasan, infeksi darah, intraabdomen (dalam perut), kulit, jaringan lunak, saluran kemih. Dapat digunakan pada pasien dengan gangguan fungsi ginjal.

Penggunaan kombinasi dua antibiotik terkadang diperlukan dengan melihat kondisi pasien. Semua obat yang masuk ke dalam tubuh tentunya akan memberikan efek pada kerja ginjal dan hati, tetapi perlu diketahui bahwa pemberian antibiotik tentu tidak akan diberikan apabila penyakit tersebut bukan disebabkan oleh infeksi bakteri. Hal ini dilakukan untuk mencegah resistensi antibiotik yang banyak terjadi tanpa disadari.

Saran kami, Anda bisa berkonsultasi lebih lanjut lagi kepada dokter spesialis penyakit dalam Anda. Demikian informasi yang dapat kami berikan, semoga bermanfaat. Salam sehat. 

0 Komentar

Belum ada komentar