Sukses

Persiapan Sebelum Inseminasi
03 Nov 2018, 12:00 WIB
Wanita, 29 tahun.

siang dok. rncna selasa ini mau program inseminasi.. kr2 hal apa sja saja yang menyebabkan keberhasilan insem?untuk tes hsg, sprma sudah smua hasilnya bagus cm korpus sy saja yang kecil. cm sya browsing perlu tes prolaktin mempengaruhi ovulasi.. cm tdk di sarankan oleh spog saya.. apakah prlu ttp saya cek prolaktin? apakah disuntik untuk pmcah telur ttp akan trjdi ovulasi walau prolaktin nya tinggi? mohon bantuannya

Terima kasih telah bertanya seputar Persiapan Sebelum Inseminasi menggunakan fitur Tanya Dokter di KlikDokter.com

 

Kami memahami kekhawatiran Anda. Inseminasi buatan adalah proses peletakkan sperma ke saluran reproduksi wanita dengan menggunakan cara buatan. Proses yang dijalani dimulai dengan meletakkan sperma segar atau sperma yang telah dibekukan (sperma normal baik bentuk maupun pergerakannya) ke dalam serviks (leher rahim) atau yang disebut dengan Intracervical Insemination (ICI)) atau di dalam rahim wanita atau disebut Intrauterine Insemination (IUI). Angka keberhasilan inseminasi buatan ini tergantung pada beberapa hal, yaitu :

  • Usia wanita
  • Kualitas sel telur
  • Kualitas sel sperma
  • Ada atau tidaknya endometriosis yang parah
  • Adanya kerusakan saluran tuba
  • Pasangan yang melakukan inseminasi memiliki kemungkinan berhasil sekitar 5-20% setiap siklusnya.

Persentase keberhasilan dapat ditingkatkan apabila dikombinasikan dengan terapi hormonal sebelumnya. Inseminasi buatan ini memang tidak selalu berhasil untuk setiap pasangan. Beberapa pasangan mungkin membutuhkan beberapa kali mencoba baru terjadi kehamilan. Umumnya inseminasi buatan dilakukan sebanyak 3 kali sebelum terjadinya kehamilan atau beralih ke terapi lainnya. Jika inseminasi buatan telah berhasil maka akan segera terlihat tanda-tanda kehamilan dalam beberapa minggu.

Untuk melakukan program inseminasi buatan maka diperlukan beberapa persyaratan seperti: harus dilakukan oleh pasangan menikah yang sah yang telah menikah 1 tahun lebih. Pada pasangan suami istri akan dilakukan pemeriksaan kesuburan menyangkut kondisi sel telur, sel sperma dan juga saluran reproduksi wanita. Jika semua berjalan dengan baik maka tidak ada dampak buruk yang dapat dialami oleh wanita. Biaya yang diperlukan biasanya berkisar antara 40-50 juta rupiah.

Untuk persiapan tubuh Anda, yang terpenting adalah menjauhkan diri dari segala stres. Berbagai macam upaya yang biasa anda gunakan untuk merilekskan pikiran, bisa Anda gunakan. Anda segeralah memulai konsumsi makanan yang baik dan sehat. 

Prolaktin merupakan salah satu hormon seks pada pria maupun wanita.

Dalam keadaan normal kadar hormon prolaktin di dalam tubuh berkisar antara 1,39-24,20 ng/ml.

Hormon prolaktin dihasilkan oleh kelenjar pituitari anterior yang terletak di otak. Hormon ini berperan dalam perkembangan payudara selama kehamilan dan fungsi menyusui. Dalam keadaan normal, kadar hormon prolaktin akan meningkat pada masa kehamilan dan menyusui.  Kadar hormon prolaktin yang melebihi normal dikenal sebagai hiperprolaktinemia.

Kadar hormon prolaktin yang melebihi normal akan menyebabkan keluarnya air susu dari payudara (galaktorea), gangguan dalam periode menstruasi wanita, gangguan kesuburan (infertilitas), dan disfungsi ereksi pada laki-laki. Peningkatan kadar prolaktin dapat menekan sekresi atau produksi hormon FSH dan GnRH yang berujung menjadi gangguan proses menstruasi dan dapat menyebabkan amenore sekunder (tidak menstruasi selama 6 bulan atau lebih). Peningkatan hormon prolaktin akan mengganggu keseimbangan hormon reproduksi lain yang berperan dalam ovulasi (pelepasan sel telur) dan dapat mempengaruhi kesuburan.

Demikian informasi seputar Persiapan Sebelum Inseminasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar