Sukses

Sakit Kepala Belakang dan Tangan Kesemutan

03 Nov 2018, 04:40 WIB
Wanita, 31 tahun.

Saya sering pusing kepala belakang terasa berat... Bagian pelipis, alis jg berat di adaerah situ pusing dan berat kepalanya... Tangan kanan telapak nya sering kesemutan... Dan mati rasa sering sy rasaman spt ini sy kenapa ya dok ..sy sakit apa?? Dan obat apa yg hrs sy konsumsi krn tiap pusing sy minum paracetamol tp saat pusing lg saya minum lg hampir tiap hari sy takut efek samping nya? Apa ini asam urat bukan ya dok krn bdn jg gmpg terasa pegal2

Terimakasih telah bertanya melalui fitur Tanya Dokter.

Kami memahami kekhawatiran Anda.

Nyeri di belakang kepala kerap disebabkan oleh tegangan otot/kekakuan otot akibat postur yang kurang baik atau posisi tidur yang salah. Tegangan ini kemudian memunculkan rasa nyeri kepala di sisi belakang kepala hingga ke leher. Rasanya seperti ditarik atau kepala seperti ditekan. Nyeri kepala jenis ini disebut dengan tension-type headache.

Timbulnya nyeri kepala biasanya dipicu oleh hal tertentu. Anda perlu mengenalinya agar nyeri kepala dapat dihindari. 

Berikut adalah hal-hal yang dapat meringankan/mencegah sakit kepala yang Anda rasakan:

  • Hindari pemicu sakit kepala. Perhatikan dan catat hal-hal yang memicu sakit kepala Anda sehingga dapat dihindari. Termasuk rincian kapan sakit kepala dimulai, apa yang sedang dilakukan saat itu, dan berapa lama sakit kepala itu muncul.
  • Hindari penggunaan obat-obatan yang berlebihan. Penggunaan obat-obat sakit kepala lebih dari 2x seminggu dapat meningkatkan keparahan dan kekambuhan sakit kepala. Selalu konsultasikan dengan dokter tentang penggunaan obat-obatan ini.
  • Miliki waktu tidur yang cukup, kurang lebih 7-8 jam semalam. Disarankan pula agar Anda tidur dan bangun di waktu yang sama setiap harinya.
  • Jangan lewati waktu makan. Konsumsi makanan sehat di waktu yang kurang lebih sama setiap harinya. Hindari makanan/minuman yang mengandung kafein, karena dapat memicu sakit kepala. Kurangi berat badan apabila berlebih.
  • Usahakan miliki waktu olahraga yang rutin, ini akan meningkatkan performa fisik dan mental serta mengurangi stress. Pilihlah jenis olahraga yang Anda sukai dan mulailah perlahan sesuai dengan kemampuan Anda.
  • Kurangi stress. Stress merupakan pemicu sakit kepala yang paling sering. Atur dan sederhanakan jadwal kegiatan Anda serta buat perencanaan yang baik. Usahakan selalu berpikir positif. Teknis relaksasi seperti meditasi, yoga, atau tai chi dapat mengurangi stress.

Kami lampirkan pula beberapa artikel untuk menambah informasi Anda:

Tentang tangan yang sering kesemutan, dapat maupun tidak berhubungan dengan sakit kepala yang dialami. Jika tidak berhubungan, bisa jadi Anda mengalami Sindroma Terowongan Karpal atau Carpal Tunnel Syndrome-CTS. Keluhan CTS umumnya dirasakan di pagi atau malam hari berupa kaku dan kesemutan pada jari manis hingga kelingking. Kebanyakan kasus CTS adalah idiopatik atau tidak memiliki penyebab khusus. Kalaupun ada biasa terkait dengan kebiasaan melakukan gerakan yang menggunakan pergelangan tangan, seperti saat naik motor, mengetik, memasak, memotong, dsb. CTS seringkali terjadi pada tangan yang dominan.

Apabila memang Anda mengalami CTS, tindakan pertama yang dapat dilakukan adalah dengan mengistirahatkan tangan yang terkena (imobilisasi) dengan menggunakan splint atau wristband. Syaratnya, harus menutupi seluruh sendi pergelangan tangan sehingga sulit ditekuk. Prinsipnya sendi ini harus dalam keadaan lurus. Sebisa mungkin splint/wristband digunakan sepanjang hari, terutama saat tidur malam. 

Selain itu diberikan juga obat untuk mengurangi pembengkakan yang menyebabkan saraf terjadi. Cara lain adalah dengan suntikan steroid langsung pada saraf yang terkena. Pada kondisi berat dapat dilakukan operasi untuk melepaskan jepitan saraf tersebut. Operasi dilakukan bila pengobatan gagal dan jepitan saraf telah membuat otot yang dipersarafinya mengecil.

Berikut adalah artikel tambahan yang dapat menambah informasi Anda.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (FA)

    0 Komentar

    Belum ada komentar