Sukses

Pengobatan Cacar Air
01 Nov 2018, 13:56 WIB
Wanita, 22 tahun.

Dok, saya umur 22 tahun baru terkena cacar.awalnya jumat badan demam dan sakit ditulang. Jumat malam bintik mulai muncul. Sabtu siang saya ke dokter dan sudah diberi obat acyclovir salep dan tablet dan paracetamol. Ini sudah masuk hari ke 5. Tapi demam dan tulang sakit masih sampai sekarang dan bentol2 masih memerah. Adakah obat lain yg perlu saya konsumsi lagi untuk mempercepat penyembuhan? Benarkah kalau konsumsi madu dan lemon bisa mempercepat pengeringan bentol cacar air? Lalu gimana caranya hilangkan bekas cacar air ya dok? khususnya dibagian wajah. Trimakasih.

Terima kasih telah bertanya seputar Cacar Air menggunakan fitur Tanya Dokter di KlikDokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Cacar air merupakan suatu penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus varicela zooster. Pada dasarnya penyakit yang disebabkan oleh virus dapat sembuh dengan sendirinya (self limiting disease), sehingga yang diperlukan adalah upaya untuk meningkatkan daya tahan tubuh anda dengan istirahat dan makan dengan gizi yang seimbang.

Pengobatan yang diberikan biasanya berupa pengobatan suportif/ simptomatik dan menjaga higienis yang baik agar terhindar dari infeksi sekunder. Untuk mengurangi rasa gatal dan mencegah penggarukan, sebaiknya kulit dikompres dingin. Bisa juga dioleskan lotion kalamin, antihistamin atau losyen lotion lainnya yang mengandung mentol atau fenol.

Pengobatan antivirus seperti dengan asiklovir bisa mengurangi beratnya penyakit jika diberikan dalam waktu 24 jam setelah munculnya ruam yang pertama. Salep acyclovir dapat diberikan dengan tablet. Terkait dengan dosisnya, diatas berat badan 40 kg, diberikan 4 x 800 mg selama 5 hari. 

Umumnya, pada hari ke-5, lepuhan baru sudah tidak terbentuk lagi. Seluruh lepuhan akan mengering pada hari ke-enam dan mengehilang dalam waktu kurang dari 20 hari. Air larutan PK dapat diberikan untuk mencegah infeksi sekunder karena bakteri.

Pada kondisi tertentu, dapat terjadi komplikasi lebih lanjut dari cacar air. Komplikasi tersebut diantaranya:

  • Komplikasi bakteri pada kulit, tulang, persendian atau darah (sepsis)
  • Peradangan paru ( baca : Pneumonia )
  • Peradangan otak (ensefalitis)
  • Gagal sirkulasi akibat shock sepsis
  • Reye's syndrome pada kelompok yang mengkonsumsi aspirin saat terkena cacar air.

Siapa saja yang memiliki risiko tinggi terjadinya komplikasi?

  • BAyi dan anak yang ibunya belum pernah terkena cacar air atau belum pernah mendapat vaksin sebelumnya
  • Dewasa
  • Ibu Hamil yang belum pernah terkena cacar air sebelumnya
  • Orang yang sedang menjalani kemoterapi atau yang menderita HIV sehingga kekebalan tubuhnya menurun
  • Orang yang sedang mengkonsumsi steroid atau obat-obat lain yang dapat menekan imunitas

Jika anda telah menjalani pengobatan namun gejala-gejala cacar air tidak kunjung membaik, kami sarankan agar anda kembali kontrol ke dokter agar dilakukan pemeriksaan fisik kembali dan dievaluasi pengobatannya.

Demikian informasi yang dapat kami berikan,semoga bermanfaat

0 Komentar

Belum ada komentar