Sukses

Sering Migrain dan Nyeri Pinggang

27 Oct 2018, 06:33 WIB
Wanita, 20 tahun.

Selamat mlm dok.. Saya perempuan berusia 20 th Saya mau tanya dok.. Akhir akhir ini saya sering migren atau pusing kepala sebelah san seketika ada lalu sembuh... Lalu saya jg merasakan kalay pinggul belakang sebeleag kiri sakiiiiiiiiiiiit banget... Dan menjalar ke bagian perut bawah sebelah kiri bahkan ke selangkangan... Dab setiap mau kencing itu perut jd megar atau kembung bener bener membengkak Terimakasih dok sebelumnya

Terimakasih telah bertanya melalui fitur Tanya Dokter.

Migrain adalah sakit kepala berdenyut yang terjadi pada satu sisi atau kedua sisi kepala.

Gejala lain pada migrain ialah mual, muntah dan sangat sensitif terhadap cahaya dan suara. Gejala diperburuk dengan aktivitas fisik biasa. Serangan migrain dapat menyebabkan nyeri yang sangat mengganggu selama berjam-jam bahkan harian hingga menyebabkan gangguan aktivitas pada penderitanya. 

Migrain kronik sering terjadi pada individu yang memiliki riwayat migrain episodik. Dianggap kronik apabila terjadi lebih dari 8 hari dalam 1 bulan, selama paling sedikit 3 bulan.

Wanita tiga kali lebih sering mengalami migrain dibandingkan pria. Pemicunya antara lain:

  • Perubahan hormon pada wanita, terutama fluktuasi hormon estrogen. Seringkali berkaitan dengan siklus haid. Biasanya migrain terjadi sebelum dan selama haid, ketika kadar estrogen tiba-tiba turun. Sebagian juga cenderung mengalami migrain saat hamil atau menopause. Pil KB hormonal dan terapi hormon juga dapat memperburuk migrain.
  • Makanan. Keju, makanan yang asin dan makanan siap saji dapat memicu migrain. Tidak makan (skipping meals) atau puasa juga dapat memicu serangan.
  • Zat tambahan dalam makanan. Pemanis aspartam dan pengawet monosodium glutamat (MSG), yang ada di banyak makanan, dapat memicu serangan.
  • Minuman. Alkohol, wine, dan minuman berkafein tinggi juga dapat memicu serangan.
  • Stress. Stress baik di tempat kerja maupun di rumah dapat memicu migrain
  • Rangsangan sensorik. Cahaya terang dan sinar matahari serta suara yang keras dapat memicu migrain. Bau-bauan yang kuat, seperti parfum, thinner, asap rokok juga dapat memicu serangan pada sebagian orang.
  • Faktor fisik. Exercise yang intens maupun aktivitas seksual dapat memicu migrain.
  • Perubahan lingkungan. Perubahan cuaca dan tekanan udara dapat memicu migrain.
  • Obat-obatan. Pil KB dan vasodilator (obat untuk melebarkan pembuluh darah), seperti nitrogliserin, dapat memperburuk migrain.

Migrain yang kronik memang sangat mengganggu. Kemungkinan kambuh tinggi apabila faktor pemicu tidak dihindari. Namun, gejalanya dapat dikontrol. Obat-obatan yang umum digunakan, ada yang bersifat antinyeri dan ada yang bersifat mencegah (untuk mengurangi keparahan dan frekuensi migrain). Namun sayangnya, apabila sudah terjadi gejala allodynia, nyeri yang timbul sulit sekali dikontrol oleh berbagai jenis antinyeri yang ada. 

Selain obat-obatan terdapat terapi alternatif yang dapat mengurangi migrain, seperti akupunktur, pijat (massage therapy), dan psikoterapi (bagaimana perilaku dan pikiran mempengaruhi persepsi Anda terhadap nyeri). Suplemen seperti Vitamin B2, Coenzyme Q10, dan Magnesium dapat mencegah frekuensi migrain.

Bila migrain Anda berlangsung sering dan dalam waktu lama, sebaiknya konsultasikan kepada dokter Anda. Ada baiknya dikonsultasikan juga dengan dokter spesialis saraf. Kemungkinan Anda memerlukan pemeriksaan lanjutan seperti CT scan kepala untuk memastikan penyebab migrain. Selain itu, diskusikan juga pengobatan yang terbaik untuk Anda.

Kami sertakan pula beberapa artikel untuk menambah informasi Anda:

Terkait dengan nyeri pinggang yang dialami, dapat disebabkan oleh beberapa hal (otot, ginjal, saraf, tulang belakang). Bila menyebar hingga kaki dapat disebabkan oleh terjepitnya saraf. Nyeri pinggang juga dapat disebabkan oleh nyeri rujuk, misal pada batu ginjal atau nyeri haid. Pada nyeri kolik karena batu ginjal, keluhan berupa nyeri tajam, seperti diremas, tiba-tiba, yang terjadi pada bagian pinggang belakang atau pada perut bagian bawah. Nyeri ini dapat menjalar ke  daerah selangkangan dan nyeri terjadi terus menerus. Apakah ini yang Anda alami?

Jika ya, sebaiknya segera periksakan ke dokter penyakit dalam. Perlu pemeriksaan lanjut seperti USG perut dan pemeriksaan urin untuk melihat adakah kemungkinan ke arah infeksi saluran kemih atau batu ginjal. Setelah diketahui, akan diobati sesuai penyebabnya.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (FA)

    0 Komentar

    Belum ada komentar