Sukses

LVH (Left Ventricle Hypertrophy)
25 Oct 2018, 11:40 WIB
Pria, 26 tahun.

Dok, saya habis MCU dan hasilnya, untuk hasil pemeriksaan EKG dikasih note, " sinus rhythm,HR 75 bpm, normal Axis, LVH" apa maksudnya itu ya dok??

dr. Atika

Dijawab Oleh:

dr. Atika

Terima kasih atas pertanyaan anda.

Pertama-tama, kami jelaskan bahwa hasil bacaan EKG sangat berkaitan dengan gejala yang Anda alami. Hasil bacaan EKG sifatnya melengkapi temuan yang didapat dari wawancara medis dan pemeriksaan fisik, serta pemeriksaan tambahan lainnya. 

Adapun LVH memiliki kepanjangan Left Ventricular Hypertrophy, yang menandakan bahwa serambil jantung kiri Anda mengalami penebalan. Dalam kata lain, terjadi pembesaran jantung akibat serambi kirinya menebal. Penyebab paling seringnya adalah hipertensi atau tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol. Apakah Anda memiliki penyakit tekanan darah tinggi? Apakah Anda tidak mengonsumsi obat secara teratur?

Pembesaran jantung atau kardiomegali adalah suatu kelainan struktur anatomis jantung, dimana ukuran jantung lebih besar dari ukuran normal. Terdapat 4 ruang pada jantung, diantaranya ruang jantung bawah (ventrikel kiri, ventrikel kanan) dan ruang jantung atas (atrium kiri, atrium kanan).

Terdapat 2 jenis kardiomegali, yaitu kardiomegali karena otot-otot jantung yang membesar/menebal (kardiomegali hipertrofi) dan kardiomegali karena ruang jantung yang melebar (kardiomegali dilatasi). Keduanya merupakan proses adaptasi jantung dalam menghadapi perubahan kondisi jantung atau adanya peningkatan beban kerja jantung.

Penyebab kardiomegali diantaranya:

Tekanan darah tinggi

Penyakit jantung koroner

Penyakit katup jantung

Penyakit paru kronis

Usia

Kardiomiopati

Penyakit Tiroid

Pada sebagian orang kardiomegali tidak menimbulkan gejala, namun jika hal ini berlangsung lama dan tidak diobati maka dapat menyebabkan gagal jantung. Gagal jantung adalah suatu kondisi dimana jantung tidak mampu memompa darah ke seluruh tubuh secara maksimal. Gejalanya berupa sesak napas, kaki bengkak, dan mudah lelah saat beraktifitas, denyut nadi tidak teratur, berdebar-debar.

Pemeriksaan penunjang lain seperti rontgen, echocardiography (USG jantung), dan treadmill memang penting untk dilakukan. Selain untuk memperkuat diagnosis, juga dapat mencari apakah ada kelainan lain yang mendasari. Dari Rontgen dada kita dapat melihat ukuran jantung, pembuluh darah/vaskularisasi, kondisi paru-paru. Echoradiography selain melihat struktur/anatomi jantung (ruang dan katup jantung), juga dapat melihat fungsi kerja jantung (kemampuan otot jantung dalam memompa darah). Treadmil digunakan untuk menilai fungsi pembuluh darah koroner untuk menilai apakah ada kelainan jantung koroner (sumbatan pembuluh darah pada jantung).

Jika anda memiliki kelainan ukuran jantung, ada beberapa hal yang dapat dilakukan, diantaranya:

Mengkonsumsi obat-obatan yang diberikan dokter secara teratur untuk mencegah jantung menjadi lebih besar dan mengurangi beban jantung, seperti ACE-inhibitor, beta-blocker, diuretik, ntrat.

Berhenti merokok

Melakukan latihan/olahraga jantung secara teratur

Diet rendah lemak dan rendah garam

Menurunkan berat badan

Kontrol penyakit yang mendasari, seperti hipertensi, diabetes mellitus, kolesterol tinggi, penyakit tiroid, dll

Kontrol secara teratur ke dokter untuk menilai fungsi jantung Anda dan meilhat apakah ada komplikasi yang terjadi.

 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam, 

0 Komentar

Belum ada komentar