Sukses

Penyebab BAB Berdarah Anak

21 Oct 2018, 20:03 WIB
Wanita, 32 tahun.

Ass dok...anak saya umur 3 setengah thn..sebulan yg lalu diare dan keluer lendir bercampur darah..stelah berobat udah gak diare n gak berlendir lagi...tpi kok sakit perutnya gg hilang ya dok...skit dekat pusar n klo di dengar ada bunyi d perut nya...sekarang saya msih lanjutin mnum obat nya dok...knpa ya dok skit perut nya blom hlang krna udah lbih sebulan n saya tetap ngasih obat dok..mksih sebelum nya ya dok...

Terima kasih telah bertanya mengenai BAB berdarah pada anak melalui fitur Tanya Dokter dari KlikDokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Buang air besar yang normal seharusnya tidak mengeluarkan darah. Bila mengeluarkan darah, perlu diperhatikan: Apakah darah keluar setelah selesai buang air besar? Berapakah perkiraan banyak darah yang keluar? Ataukah darah keluar bersamaan dengan tinja? Apakah disertai rasa nyeri perut? Adakah rasa nyeri di daerah anus? Apakah mengalami kesulitan buang air besar? Apakah diare?

Pertanyaan-pertanyaan ini perlu dijawab karena buang air besar dengan darah  pada anak dapat menjadi pertanda dari beberapa jenis penyakit, seperti infeksi (disentri), alergi susu sapi, kelainan saluran cerna (intususepsi), dan kelainan imun seperti purpura henoch sconlein.

Pada infeksi (disentri) biasa disertai dengan diare, nyeri perut dan terkadang demam dan darah biasanya keluar bersamaan dengan tinja. Sering kali kondisi ini disertai dengan demam. Bagaimana dengan anak Anda? Alergi susu sapi juga bisa menimbulkan bab berdarah, disamping gejala lain seperti mual, muntah, ruam merah di tubuh. Kelainan intususepsi biasanya ditandai dengan nyeri berat yang terjadi mendadak, biasanya anak menjadi rewel. Kelainan imun biasanya disertai ruam di area kaki. 

Kami menyarankan Anda untuk melakukan konsultasi langsung dengan dokter spesialis anak. Dokter dapat melakukan wawancara medis menyeluruh, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang yang dibutuhkan. Penegakkan diagnosis secepat mungkin dapat mencegah banyak komplikasi yang tidak diinginkan. Anda juga dapat segera mendapatkan penanganan yang tepat dan optimal.

Demikian informasi yang disampaikan mengenai diare berdarah pada anak. Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar