Sukses

Kortikosteroid dan Metabolisme
20 Okt 2018, 12:10 WIB
Pria, 19 tahun.

Hubungan kortison dengan gangguan metabolisme

Terima kasih telah bertanya seputar kortikosteroid dan metabolisme menggunakan fitur Tanya Dokter di KlikDokter.com

Metabolisme merupakan serangkaian proses kimia yang terjadi di dalam tubuh. Proses ini berperan penting dalam menghasilkan energi bagi fungsi dasar tubuh. Namun tanpa disadari, ternyata ada kebiasaan sehari-hari yang bisa ganggu metabolisme tubuh.

Inilah 3 kebiasaan yang bisa mengganggu metabolisme di dalam tubuh:

1. Pola makan yang salah

Manusia memerlukan makanan sebagai sumber energi, agar tubuh dapat melakukan fungsi-fungsi dasarnya. Mulai dari bernapas, mengatur suhu tubuh, mencerna makanan, dan lainnya.

Beberapa dari Anda mungkin memiliki kebiasaan tidak sarapan, diet ketat dengan porsi mini, makan tidak teratur atau yang lainnya. Nah, semua hal ini dapat mengganggu proses metabolisme di dalam tubuh Anda.

Agar metabolisme dapat berjalan dengan lancar, para ahli menyarankan untuk makan tiga kali pada jam teratur setiap harinya. Selain itu, porsi makan juga tidak boleh terlalu sedikit.

Porsi yang terlalu sedikit akan menyebabkan tubuh kekurangan energi untuk menjalankan fungsi-fungsinya. Selanjutnya, jangan lupa mengonsumsi protein, ya. Zat gizi ini bisa Anda temukan pada telur, daging, ayam, tahu, tempe, dan lainnya.

2. Takut sinar matahari

Kulit putih mungkin memang menarik bagi beberapa orang, namun jangan sampai Anda menghindari sinar matahari sama sekali. Apalagi sampai menganggap sinar matahari sebagai musuh.

Pasalnya, sinar matahari dapat membantu tubuh mendapatkan vitamin D yang cukup. Vitamin D berperan dalam metabolisme, agar tidak terjadi pemecahan jaringan otot. Untuk hasil terbaik, Anda disarankan untuk terpapar sinar matahari setidaknya selama 30 menit pada pukul 6.00-9.00 pagi.

3. Waktu tidur yang kurang

Terkadang tuntutan tugas dan deadline membuat waktu tidur terpaksa dikorbankan. Kebiasaan ini akan menyebabkan seseorang menjadi kurang tidur, yang berujung pada lambatnya metabolisme tubuh.

Masalahnya, kurang tidur dapat mengakibatkan tubuh menggunakan lebih sedikit energi saat beristirahat. Karena itu, Anda disarankan untuk tidur setidaknya 8 jam sehari.

Saat metabolisme tubuh rendah, maka pembakaran energi yang menggunakan kalori sebagai bahan bakarnnya juga mengurang. Karena itu, wajar saja bila berat badan tubuh dapat meningkat.

Jadi jika Anda tidak ingin mengalami kondisi tersebut, yuk ubah kebiasaan-kebiasaan tadi. Dengan demikian proses metabolisme dalam tubuh dapat bekerja dengan baik.

pemakaian jangka panjang kortikosteroid dapat memberikan efek penambahan berat badan dan penumpukan lemak pada tempat-tempat yang tidak wajar, seperti di wajah (moon face), punggung (buffalo hump) dan perut. Namun demikian efek samping tersebut pada pengunaan jangka panjang. Penggunaan jangka pendek hanya dapat menyebabkan nyeri lambung, namun secara umum penggunaan jangka pendek relatif aman.

Demikian informasi seputar kortikosteroid dan metabolisme yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar