Sukses

Keluar darah setelah hari ke 41 habis melahirkan

19 Oct 2018, 09:31 WIB
Wanita, 28 tahun.

Selamat malam dr. Mau tanya .saya habis melahirkan 40 hari . Setelah hari ke 41 saya keluar darah merah lagi . Apakah saya sambung haid atau gmn . Terimakasih

dr. Adeline Jaclyn

Dijawab Oleh:

dr. Adeline Jaclyn

Terima kasih telah bertanya melalui fitur Tanya Dokter di KlikDokter. 

   

Masa nifas adalah masa setelah seorang ibu melahirkan hingga alat-alat kandungannya kembali seperti sebelum hamil. Masa nifas ini berlangsung kira-kira 6-12 minggu. Darah yang keluar di masa nifas merupakan pembersihan terhadap sisa-sisa kehamilan. Pada umumnya keluar sampai jangka waktu 40 hari. Setelah masa nifas selesai, diperkirakan fungsi alat-alat reproduksi telah normal kembali seperti sebelum hamil, karena itu menstruasi sudah dapat terjadi lagi. Pada wanita yang tidak memberikan ASI kepada bayinya, 80% akan mendapatkan menstruasinya kembali dalam 20 minggu setelah melahirkan. Pada wanita yang memberikan ASI kepada bayinya, proses kembalinya menstruasi akan berlangsung lebih lambat. Meskipun demikian, tidak menyingkirkan pula bahwa seorang wanita dapat mengalami menstruasi kembali dalam 1 bulan setelah melahirkan, karena proses menstruasi diatur oleh kadar hormon di dalam tubuh dan hal ini berbeda-beda pada setiap orang.

Adapun darah nifas yang keluar sebenarnya dibedakan menjadi 4 tahap yang secara berurutan, yaitu:

  • lokia rubra ( berwarna merah berisi darah segar, jaringan sisa plasenta, dsb) sekitar 1 minggu.
  • lokia sanguelenta (berwarna merah dan berlendir) sekitar 1-2 minggu
  • lokia serosa (berwarna kekuningan) selama 2 minggu, dan
  • lokia alba (berwarna putih biasa dan bening) sekitar 6 minggu. Lokia alba merupakan darah nifas yang terakhir keluar, menandakan tahap pemulihan dan hampir berakhirnya masa nifas.

Pada beberapa perempuan ( 13%), lokia dapat keluar hingga 60 hari setelah melahirkan.

Jika darah yang keluar tidak banyak, maka kemungkinan ini merupakan lanjutan dari nifas Anda yang belum selesai sepenuhnya. Namun, jika keluhan ini terjadi terus menerus, sebaiknya Anda kontrol ke dokter spesialis kebidanan dan kandungan untuk deteksi segera dan penanganan optimal.

Demikianlah jawaban yang dapat kami berikan. Semoga bermanfaat. 

 

Salam sehat.

0 Komentar

Belum ada komentar