Sukses

lemas, mual, muntah saat hamil

19 Oct 2018, 09:31 WIB
Pria, 25 tahun.

Selamat sore dok saya mau bertanya,saudara perempuan saya sedang hamil dan memiliki keluhan lemas,mual,muntah.Sedang mengalami kehamilan 3 bulan dan hamil anak pertama,tidak ada riwayat aborsi.Vital Sign: TD: 140/80,HR: 90x/menit.RR:22x/menit,Temperature:37 c.Saudara saya tersebut dapat di diagnosa dengan penyakit apa ya dok?

dr. Adeline Jaclyn

Dijawab Oleh:

dr. Adeline Jaclyn

Terima kasih telah bertanya melalui fitur Tanya Dokter di KlikDokter. 

 

Kami memahami kekhawatiran Anda.   

 

Mual dan muntah pada ibu hamil, terutama pada trimester pertama, memang umumnya wajar terjadi. Hampir 50-90% ibu hamil mengalami hal serupa selama trimester pertama kehamilan. Hal tersebut dikarenakan adanya perubahan hormonal pada tubuh ibu yang memicu reaksi mual. Adanya rasa mual memang seringkali disertai oleh keluhan pusing dan membuat nafsu makan ibu hamil menjadi turun. Namun rasa mual ini akan berkurang di trimester kedua dimana tubuh sudah mulai menyesuaikan diri dengan perubahan tersebut. Hanya sekitar 1-10% ibu hamil yang akan mengalami keluhan seperti ini hingga trimester kedua kehamilan. Jadi, keluhan yang saat ini dirasakan oleh saudara Anda masih termasuk wajar, dan tidak mempengaruhi pertumbuhan janin di dalam kandungan, asalkan saudara Anda masih dapat makan dan tidak muntah terus menerus (hiperemesis gravidarum). 

Tatalaksana mual dan muntah pada ibu hamil berbeda beda, tergantung beratnya gejala yang terjadi. Untuk lebih jelasnya dapat membaca literatur kami menganai hiperemesis gravidarum. Tips yang dapat diberikan agar saudara anda tetap sehat dan janin tetap berkembang dengan sempurna :

  • Mulailah dengan konsumsi makanan cair, kemudian meningkat menjadi makanan padat porsi kecil yang kaya akan karbohidrat (makan sedikit-sedikit).
  • Bila muntah adalah masalah di pagi hari, makan makanan kering seperti sereal, roti, atau biskuit sebelum bangun dari tempat tidur di pagi hari, atau coba makan makanan ringan tinggi protein seperti keju sebelum pergi tidur (protein membutuhkan waktu lama untuk dicerna)
  • Ubah pola makan menjadi lebih sering dengan porsi kecil. Makan secara perlahan dan kunyah makanan secara sempurna
  • Makan makanan yang mengandung banyak cairan. Hindari jumlah besar konsumsi cairan dalam satu waktu. Coba minuman yang dingin, jus buah seperti apel atau anggur
  • Hindari makanan pedas, gorengan, atau berminyak
  • Bila terganggu dengan bau menyengat, makan makanan dingin pada temperatur ruang dan hindari bau yang mengganggu
  • Konsumsi vitamin B1, B6, vitamin C, kalsium, dan asam folat
  • Hubungi dokter bila muntah terjadi terus-menerus sehingga makanan atau minuman tidak dapat masuk. Hal ini dapat menyebabkan dehidrasi (kekurangan cairan) dan harus diterapi sesegera mungkin

Cobalah langkah-langkah yang tertulis di atas. Jika tidak membantu, sebaiknya segera membawa saudara Anda untuk berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan untuk mendapatkan obat yang dapat mengurangi keluhan mual.

Perlu juga diperhatikan tekanan darah yang agak meninggi, lakukan pemeriksaan ulang guna memastikan adanya faktor risiko tekanan darah tinggi.

Demikianlah jawaban yang dapat kami berikan. Semoga bermanfaat. 

 

Salam sehat.

0 Komentar

Belum ada komentar