Sukses

Seputar sakit kepala sebelah

18 Oct 2018, 11:41 WIB
Wanita, 32 tahun.

Selamat pagi dok....saya ingin tanya kepala saya sblah kiri dket mata kadang sakit sebentar datang n hilang rasa sakitnya.dan sdh bberapa minggu ini.mohon info apa ini hanya sakit kepala biasa atau ada yg lain.n obat apa yg harus saya minum.terima kasih...

dr. Melyarna Putri

Dijawab Oleh:

dr. Melyarna Putri

Terima kasih telah bertanya tentang migraine menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Penyebab migrain atau sakit kepala sebelah, sampai saat ini belum diketahui secara pasti, sebagian besar meyakini berhubungan dengan faktor lingkungan dan genetik. Mengenai ada keterkaitan dari virus yang menyebabkan migrain perlu dilakukan pemeriksaan fisik lebih lanjut. Oleh karena itu kami sarankan Anda konsultasi dengan dokter spesialis saraf. 60% penderita migrain akan merasakan sakit kepala sebelah dan berdenyut. Disamping sakit kepala, biasanya penderita migrain juga dapat mengalami gangguan penglihatan (seperti sakit saat melihat cahaya), adanya scintillating scotoma (sebuah area peralihan parsial dalam lapang pandang yang berkelip-kelip/bergerak-gerak) atau gangguan fungsi sensoris lainnya (seperti baal atau kesemutan pada kaki). Apabila gejala tersebut ada beberapa saat muncul sebelum mengalami sakit kepala, yang dikenal dengan istilah aura. Namun, tidak semua penderita migrain mengalami aura sebelum sakit kepala muncul, hanya sekitar 35% migrain yang disertai dengan aura. Migrain yang disertai munculnya aura dinamakan migrain klasik.

Penderita migrain biasanya akan mengalami sakit kepala selama 4-72 jam. Sakit kepala ini dapat mengganggu aktifitas sehari-hari, dan dapat hilang timbul. Timbulnya migrain dapat terjadi akibat kombinasi dari beberapa faktor, seperti stres, kebisingan, kelelahan, PMS (sindrom pra-menstruasi), lapar atau makanan tertentu. Coba untuk memperhatikan makanan Anda. Beberapa makanan yang diidentifikasi menjadi pencetus migraine adalah :

Makanan yang banyak mengandung Thyramine (keju, red wine)

Makanan yang mengandung Monosodium Glutamate (MSG) seperti makanan China dan Meksiko

Makanan yang mengandung Nitrat (bologna, salami, smoked beef)

Makanan yang difermentasi

Alkohol (red wine)

Caffeinated (softdrink, teh, kopi)

Kami menyarankan Anda untuk berobat ke dokter spesialis saraf untuk memastikan diagnosis Anda. Bila diperlukan, akan dilakukan beberapa pemeriksaan penunjang seperti CT scan atau MRI kepala. Bila diagnosis sudah pasti, maka dapat ditentukan apakah berbahaya atau tidak.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar