Sukses

Test HIV, Perlukan Persiapan?

14 Oct 2018, 18:50 WIB
Pria, 29 tahun.

Dok saya mau tanya .. saya pernah oral sex..tahun 2016... Lalu di tahun 2018 ini ada yg aneh pada saya .. muncul eksim .. laalu saya pergi ke dokter kulit dan dikasih salep Kortikosteroid.dan pil. saya minum dan pakai pada 15 september.. sampai tanggal 30 september ... Setelah itu saya berhentikan pakai salep... Dan pada tanggal 1 oktober saya ganti oleskan eksim.ke.kulit pakai minyak tokek ... Sampai detik ini masih pakai minyak tokek.. Lalu saya tes hiv di bulan oktober dengan rapid tes dan cmia .. dan hasil non reaktif... Apakah ini sudah hasil final atau salah hasil mengingat sebelumya saya pakai salep di bulan september yang dimana katannya jika sedang pakai salep Kortikosteroid dapat pengaruhi hasil tes. dan ketika mau tes hiv pada malam harinya saya olesi minyak tokek dan paginya jam 6 saya langsung berangkat ke klinik test ambil darahnya tepat di tangan kiri saya yang gatel yang ada minyak tokeknya... Apakah hasilnya ini gak akurat dok ...saya jadi bingung... Katanya tes hiv tidak membutuhkan persiapan ...

Terimakasih sudah bertanya seputar pemeriksaan HIV melalui fitur Tanya Dokter dari Klikdokter.com

HIV (Human Imunodeficiency Virus) merupakan suatu infeksi virus yang dapat melemahkan sistem pertahanan tubuh dengan mengahancurkan sel darah putih khusus untuk pertahanan tubuh. AIDS merupakan penyakit akibat virus HIV. HIV umumnya ditularkan melalui kontak langsung antara membran mukosa atau aliran darah, dengan cairan tubuh yang mengandung HIV, seperti darah, air mani, cairan vagina, dan ASI. Penularan dapat terjadi melalui hubungan intim, transfusi darah, jarum suntik yang terkontaminasi, antara ibu dan bayi selama kehamilan, bersalin, atau menyusui, serta bentuk kontak lainnya dengan cairan-cairan tubuh tersebut.

Gejala awal umumnya tidak spesifik berupa demam, sakit kepala, penurunan berat badan, gejala mirip sakit flu. Namun pada tahap lanjut akan terjadi infeksi pada berbagai organ seperti otak, paru dan organ lain.

Pemeriksaan laboratorium yang dapat dilakukan untuk memeriksa HIV/AIDS adalah :

  • Antibodi terhadap HIV (bisa dilakukan dengan cara rapid test, ELISA, atau western blot)
  • CD4 (untuk mengetahui jumlah sel yang menjaga kekebalan tubuh, biasanya dipakai untuk mengevaluasi pengobatan)
  • Viral load (biasanya juga dipakai untuk evaluasi pengobatan)

Jika hasil tes positif, akan dikonfirmasi ulang hingga tiga kali. Namun jika tes negatif, dapat diulang 3 bulan kemudian, terlebih jika ada gejala yang mencurigakan, karena kemungkinan pasien sedang berada dalam periode jendela. Periode jendela adalah keadaan di mana sebenarnya seseorang sudah terjangkit HIV, tapi belum timbul antibodi dalam tubuhnya.

Tidak ada hubungan hasil HIV dengan penggunaan minyak yang sedang digunakan. 

Demikian informasi yang dapat diberikan, semoga bermanfaat. Salam sehat

0 Komentar

Belum ada komentar