Sukses

Sering Sakit Kepala, Apa Sebabnya?
13 Okt 2018, 18:00 WIB
Pria, 29 tahun.

Selamat siang dok,saya yudi dari bekasi mau bertanya .saya mengalami sakit kepala sejak umur saya m3nginjak 18 th.sampai sekarang sering kambuh kambuhan terus.kalau sudah sakit kepala bisa seharian full.tapi kalo minum obat warung seperti paramex cocok karna cepat meredahkan sakit kepala yang saya rasakan.tapi setiap saya sakit kepala saya jadi ketergantungan dengan obat paramek. saya pernah berobat di puskesmas.tentang keluhan sakit kepala saya.dipriksa seperti biasa saja.selesai ya sudah di kasih obat.tapi sampai sekarang kalo lagi kambuh masih sakit kepala saja nah 2 hari ini saya mengalami sakit yang cukup m3nggangu.sampai 2 hari awalnya sakit dari kuping sebelah kanan saya kira kemasukan air tapi gak kemasukan.akhirnya saat tidur mlm saya sumpel bawang putih di kuping.berhasil pagginya gak sakit lagi .tapi sakitnya pindah ke baggian kepala b3lakang sampai ke leher .saya diemin karna kadang skit kadang reda.tpi pas saya cek cek raba bagian kepala belakang ada benjolan.di belakang kepala,tapi keras .kadang berasa nyelekit sperti setrum2 kecil, ini knapa ya dok. mohon bntuanya trimakasih

Terimakasih telah bertanya melalui fitur Tanya Dokter.

Kami memahami ketidaknyamanan Anda.

Secara umum, ada dua penyebab sakit kepala, yaitu:

  • Primer - tidak disebabkan oleh kondisi apapun, hasil pemeriksaan lab, CT scan normal
  • Sekunder - terdapat penyakit yang mendasari, seperti akibat cedera leher/kepala/tulang belakang, peradangan atau gangguan pada pembuluh darah di dalam dan sekitar otak, termasuk stroke, infeksi (meningitis), tekanan dalam otak yang terlalu tinggi atau rendah, tumor otak, cedera kepala; hal-hal ini biasanya bisa terlihat melalui CT scan

Pada kasus Anda, memang belum jelas ini disebabkan oleh sakit kepala primer atau sekunder sebab belum dilakukan pemeriksaan lanjutan seperti CT scan kepala.

Pada sakit kepala primer, bila sakit kepala yang Anda rasakan terjadi >15 hari dalam sebulan, dalam waktu paling sedikit 3 bulan, Anda dianggap mengalami sakit kepala kronis (chronic daily headaches/CDH). 

Pada tipe yang primer, terdapat CDH yang berlangsung singkat dan yang berlangsung lama (>4 jam). Terdapat 4 jenis sakit kepala yang biasanya berlangsung lama:

Chronic migraine
  • Terdapat riwayat migrain episodik
  • Terjadi 8 hari atau lebih dalam sebulan, paling sedikit selama 3 bulan
  • Sakit kepala pada satu sisi/kedua sisi kepala
  • Nyeri berdenyut
  • Nyeri sedang hingga berat
  • Nyeri diperberat dengan aktivitas fisik
  • Disertai mual, muntah atau keduanya
  • Sensitif terhadap cahaya dan suara
Chronic tension-type headache
  • Nyeri di kedua sisi kepala
  • Nyeri ringan hingga sedang
  • Nyeri terasa seperti ada yang menekan/mengikat kepala, tidak berdenyut
  • Tidak dipengaruhi oleh aktivitas fisik
  • Sebagian merasakan nyeri tekan pada tulang kepala
New daily persistent headache
  • Terjadi tiba-tiba, umumnya pada orang yang tidak memiliki riwayat sakit kepala
  • Menjadi konstan dalam 3 hari sejak mulai sakit kepala
  • Minimal terdapat dua dari karakteristik chronic tension-type headache
Hemicrania continua
  • Nyeri pada satu sisi kepala
  • Terjadi setiap hari dan kontinu tanpa ada periode bebas nyeri
  • Nyeri sedang dengan beberapa puncak nyeri yang berat
  • Mereda dengan obat pereda nyeri seperti indomethacin
  • Dapat menjadi berat dengan munculnya gejala seperti migrain
  • Berhubungan dengan gejala berikut, yaitu (1) Mata merah, berair pada sisi kepala yang sakit, (2) Hidung tersumbat atau pilek, (3) Kelopak mata sulit dibuka atau pupil mata mengecil, (4) Gelisah, tidak bisa istirahat

Faktor risiko lain yang menyebabkan sering sakit kepala adalah: jenis kelamin perempuan, kondisi cemas, depresi, gangguan tidur, obesitas, mengorok, konsumsi kafein berlebihan, dan konsumsi obat sakit kepala berlebihan.

Untuk saat ini, yang dapat dilakukan adalah:

  • Menghindari aktivitas yang memperburuk sakit kepala Anda.
  • Gunakan obat antinyeri seperti parasetamol atau ibuprofen, namun jangan lebih dari 3 hari/minggu.

Kami sertakan pula beberapa artikel berikut untuk menambah informasi Anda seputar sakit kepala:

Kami sarankan agar Anda berkonsultasi dengan dokter saraf agar dapat dilakukan pemeriksaan penunjang seperti CT Scan atau MRI kepala untuk mengevaluasi penyebab sakit kepala ini.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (FA)

    0 Komentar

    Belum ada komentar