Sukses

Pertanyaan - #264009
12 Okt 2018, 13:48 WIB
Wanita, 34 tahun.

maaf mau tanya saat anakku mimisan aku sering menyuruhnya untuk berbaring ,berbahayakah?

dr. Melyarna Putri

Dijawab Oleh:

dr. Melyarna Putri

Kami memahami kekhawatiran Anda.

Sekilas izinkan kami menjelaskan mengenai mimisan. Mimisan atau epistaksis adalah perdarahan hidung bagian dalam karena pecahnya pembuluh darah. Epistaksis terbagi 2 yaitu Epistaksis Anterior berasal dari bagian depan hidung dengan asal perdarahan dari pleksus Kiesselbach (kumpulan pembuluh darah). Sedangkan Epistaksis Posterior umumnya berasal dari rongga hidung posterior dengan asal perdarahan dari cabang pembuluh darah arteri sfenopalatina.

Mimisan juga sering disebabkan karena perubahan suhu yang terlalu drastis atau karena disertai dengan pilek. Anda dapat menghindari perubahan suhu yang terlalu drastis sehingga tidak menghirup udara terlalu panas/dingin, menghindari membuang ingus terlalu keras dan menghindari tindakan mengorek-ngorek hidung. Pada umumnya mimisan tidak berbahaya namun dapat juga merupakan tanda dari penyakit lain yang lebih serius seperti polip hidung, sinusitis, gangguan sekat hidung, kelainan darah atau kegananasan.

Mimisan yang sering terjadi akibat pecahnya pleksus Kiesselbach yang terdapat pada rongga hidung sebelah depan. Mimisan akibat pecahnya pleksus Kiesselbach ini biasanya akan berhenti dengan sendirinya dalam waktu 5 menit pada individu tanpa penyakit kelainan darah. Pada individu dengan masalah pada faktor pembekuan darah tentu waktunya akan lebih lama.

Mimisan umumnya juga disebabkan oleh:

Trauma / cedera / terjatuhMengorek-ngorek hidungBersin terlalu kencangMenghirup udara yang kering seperti pada ruangan ber-ACAkibat cuaca panasHipertensi, tumor atau benda asing, dan masih banyak lagiHal yang bisa dilakukan jika terjadi mimisan:

Janganlah panik. Segera duduk, jangan berbaring/tidur. Posisikan badan untuk dicondongkan ke arah depan, bukan diarahkan mendongak ke belakang dan jangan berposisi menengadah. Dengan demikian, darah akan keluar mengalir keluar lubang hidung, dan tidak masuk ke dalam karena bahaya masuk ke saluran pernapasan Lakukan pemencetan pada cuping hidung pasien Lakukan pernapasan melalui mulut untuk sementara. Lakukan pemencetan selama kurang lebih 5 menit, pendarahan akan berhenti dengan sendirinya

Berbaring tidak dianjurkan karena darah cenderung akan mengalir ke dalam bukan keluar ke lubang hidung. Bila frekuensi mimisan terjadi cukup sering, periksakan diri Anda ke dokter spesialis THT untuk pemeriksaan lebih lanjut karena terdapat kemungkinan adanya penyakit yang menyertai gejala tersebut.

Demikian informasi yang dapat kami berikan. Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar