Sukses

Pengobatan HIV AiDS
11 Okt 2018, 21:08 WIB
Pria, 23 tahun.

dok saya mau bertanya, saya kan lagi menjalankan terapi ARV, siaya rutin minum obat setiap jam 9 malam, saya sudah 1 tahun lebih menjalani terapi ini,. nah masalahnya tiap saya minum obatnya beberapa saat kemudian saya selalu bersendawa gak jelas,. apalagi kalau dalam keadaan perut kenyang baru habis makan, bersendawa terus bahkan sampai muntah .. nah kalau sudah begitu, pasti besok paginya saya langsung merasa sakit, lemah, dan gak nafsu makan, layaknya orang lagi demam ... itu gimana ya dok,. nah pertanyaan satu lagi, kan udah selama 1 tahun lebih saya mengkonsumsi ARV, nah sesuai anjuran dokter itu harus dikonsumsi pada jam yg sama di setiap harinya, nah pertanyaan saya kan saya tiap hari obatnya di minum jam 9 malam, apakah bisa jam minum obatnya saya ganti di jam yang lain? jadi misalnya kan saya sekarang selalu minum obatnya setiap jam 9 malam, nah apakah bisa di ganti menjadi jam 6 soreh,? jadi saya rubah jam minum obat dari setiap jam 9 malam jadi jam 6 soreh .. bisa? makasi ..

dr. Alvin Nursalim

Dijawab Oleh:

dr. Alvin Nursalim

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.com

Yang penting adalah konsistensi dalam minum obat, jika obat tersebut diminum pada jam tertentu, maka minumlah terus pada jam tersebut, jangan diubah lagi. Izinkan kami menjelaskan tentang pengobatan ARV. Pada penanganan pasien dengan HIV/AIDS, diberikan 3 jenis terapi. Tiga jenis terapi ini meliputi terapi kausal (Penyebab), terapi suportif untuk meningkatkan keadaan umum pasien, dan terapi untuk infeksi oportunistik. Sebagai terapi kausal diberikan antiretroviral (ARV).

Selama pemberian ARV, dilakukan pemantauan secara klinis dan laboratorium. Pemantauan laboratorium yang dilakukan adalah pemeriksaan hemoglobin (Hb), SGOT, SGPT, bilirubin, CD4, serta viral load. Terapi yang berhasil akan menghasilkan perbaikan gejala klinis, peningkatan CD4 dan viral load. Terapi yang efektif akan menunjukkan penurunan viral load setelah terapi selama 3-4 minggu. Dan beberapa penelitian menyatakan bahwa dalam 6 bulan terapi sekitar 80% dari penderita AIDS yang menggunakan ARV secara teratur dapat mencapai keadaan undetectable, artinya virus memang masih ada di dalam tubuh namun jumlahnya sangat minimal sehingga bisa tidak terdeteksi lagi dalam pemeriksaan darah.

Terapi ini harus dijalankan secara berkelanjutan dan tidak bisa diputus di tengah- tengah olehkarena itu Anda harus tetap semangat. Saat ini banyak komunitas orang dengan HIV/ AIDS yang dapat saling memberikan support satu sama lain. Yang terpenting, minta dukungan orang terdekat Anda agar selalu bersemangat dan senantiasa berpikiran positif.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar