Sukses

Anak Sulit Makan MPASI
11 Okt 2018, 17:43 WIB
Wanita, 21 tahun.

Dok Saya mau bertanya tentang keponakan saya usia 9m9d Dia gak suka rasa manis semisal buah2an. Berawal dari usia 4 bulan sampek 6 bulan dia konsumsi obat karena ISK, setiap minum obat pasti kita sugesti ' manis manis ' tanpa maksa. Rasanya emang manis obatnya, mungkin dia trauma. Menurut dokter yvone ( rs gatoel ) karena saya dulu konsul ke gatoel. Sedikit kenak manis dia langsung gtm. Gimana ya dok, agar dia mau rasa manis? Naik bb juga irit sih, alergi protein lagi. Disarankan buah alpukat, pisang ( dia muntah ).. MPASInya sekarang bumbunya bawang mer-put goreng, daun2an ini boleh gak ya? Sayur asem dan bening gak mau ( manis ) Terimakasih sebelumnya.

Terimakasih telah menggunakan layanan Tanya Dokter.

Kami memahami kekhawatiran Anda.

Sulit makan pada bayi yang baru memulai MPASI merupakan hal yang wajar. Di samping itu jika ia sedang tumbuh gigi, konsumsi makanan padat dapat membuatnya kurang nyaman. Tetapi ini biasanya hanya terjadi sementara saja dan bisa diatasi dengan menurunkan (jadi lebih lunak/lembut) atau menaikkan (lebih keras/kasar) tekstur makanan sesuai keinginan bayi. 

Bila terjadi berkelanjutan, kemungkinan terdapat hal-hal lain yang menyebabkan anak sulit makan.

Sering dianggap bahwa solusi sulit makan adalah dengan memberikan vitamin/suplemen penambah nafsu makan. Hal ini tentunya tidak akan mengatasi penyebab sulit makan yang sesungguhnya. Masalah yang sering terjadi ketika anak sulit makan adalah anak hanya mau makan makanan cair/lumat karena sulit mengunyah/menelan, anak langsung menangis atau berlari menjauh saat melihat sendok atau piring, anak menyemburkan makanan serta keterlambatan untuk makan secara mandiri.

Penyebab sulit makan sangat bervariasi, antara lain:

Penyakit/kelainan organik yang mendasariInteraksi dan faktor lingkungan dalam keluarga yang kurang mendukungPemberian makanan yang kurang tepat, baik komposisi, tekstur maupun tatacara pemberiannya. Apabila anak mengalami kesulitan makan ada beberapa hal yang perlu dilakukan, sesuai dengan feeding rules menurut Bonnin, yaitu:

Jadwal

  •  Jadwal makanan utama dan makanan selingan (snack) yang teratur
  • Pemberian makan sebaiknya tidak > 30 menit
  • Jangan menawarkan camilan yang lain saat makan kecuali minumLingkungan

Lingkungan yang menyenangkan 

  • tidak boleh ada paksaan untuk makan
  • Siapkan serbet untuk alas makan agar tidak berantakan
  • Tidak ada distraksi (mainan, televisi, perangkat permainan elektronik) saat makan
  • Jangan memberikan makanan sebagai hadiah

Prosedur

  • Berikan makanan dalam porsi kecil
  • Berikan makanan utama dulu, baru diakhiri dengan minum
  • Dorong anak untuk makan sendiri
  • Bila anak menunjukkan tanda tidak mau makan (mengatupkan mulut, memalingkan kepala, menangis), tawarkan kembali makanan secara netral, yaitu tanpa membujuk ataupun memaksa
  • Bila setelah 10-15 menit anak tetap tidak mau makan, akhiri proses makan
  • Hanya boleh membersihkan mulut anak jika makan sudah selesai

Membujuk atau menenangkan anak dengan berbagai cara supaya anak mau makan akan mengganggu konsentrasi makan anak, karena itu sebaiknya tidak dilakukan. Sering juga orangtua menggantinya dengan susu formula bila anak tidak mau makan. Cara ini membuat anak selalu kenyang dan semakin sulit mengenal perilaku makan yang benar.

Pencegahan sulit makan sejak dini adalah dengan menerapkan aturan makan (feeding behavior) yang tepat dengan mengacu pada aturan-aturan yang telah dijelaskan di atas. Selain itu, juga harus memenuhi 4 syarat berikut, yaitu:

  • Tepat waktu disaat ASI tidak lagi mencukupi kebutuhan nutrisi bayi.
  • Memenuhi kebutuhan gizi sesuai usia bayi.
  • Aman dalam penyajian serta penyimpanannya.
  • Makanan diberikan dengan cara yang benar dengan memperhatikan sinyal lapar dan kenyang seorang anak.

Dengan menerapkan hal-hal di atas diharapkah masalah sulit makan pada bayi dan anak dapat teratasi. Namun bila anak tetap sulit makan, disarankan untuk berkonsultasi kepada ahli gizi atau dokter anak.

Kami sertakan pula beberapa artikel untuk menambah informasi Anda:

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat. 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar