Sukses

Haid Singkat dan Nyeri Haid
11 Okt 2018, 17:33 WIB
Pria, 18 tahun.

Halo dok, saya ingin bertanya. saya mengalami menstruasi pertama saat kelas 4 SD. awal mulanya siklusnya berjalan lancar 5-7 hari. namun, saat memasuki SMP hingga SMA saya hanya mengalami menstruasi 2-3 hari. bakhan terakhir saya menstruasi di tanggal 6 oktober 2018 saya hanya mengalami menstruasi 1 hari, hari selanjutnya sudah bersih. sebelum menstruasi tidak kputihan, namun mengeluarkan lendir berbau. saat menstruasinya, perut saya pasti kram sangat sakit di hari pertama. pertanyaan saya, normal kah keadaan tsb? bagaimana caranya mengurangi lendir berbau tsb? apakah berbahaya?. terimakasih

Terima kasih telah bertanya seputar menstruasi singkat menggunakan fitur Tanya Dokter di KlikDokter.

Siklus haid normalnya berkisar antara 21-35 hari dan berlangsung selama 3-7 hari, keluarnya darah haid berkisar 20-60 ml per hari. Siklus haid diketahui dengan cara menghitung jarak hari dari hari pertama menstruasi hingga hari pertama menstruasi pada bulan berikutnya, sehingga tidak masalah jika tanggal mulai haid Anda tidak pernah pada tanggal yang sama. Yang terpenting, siklus haid tersebut masih dalam kisaran normal. Ada kemungkinan fek yang keluar tgl 22 ini bukan flek. Sebaiknya periksakan ke dokter ya karena apabila ini memang ternyata menstruasi, saya rasa ini sangat singikat

Beberapa faktor yang dapat berperan pada gangguan siklus menstruasi, yaitu pola makan yang tidak teratur, stress, aktivitas berlebihan, atau obeistas (kelebihan berat badan). Hal-hal tersebut dapat menimbulkan gangguan pada keseimbangan hormonal Anda yang kemudian menyebabkan durasi menstruasi Anda memendek. Coba analisa kembali kegiatan Anda satu tahun terakhir, dan hilangkan perasaan tertekan dan stress yang Anda rasakan, dan mungkin mengatur makanan serta olahraga teratur.

Nyeri dan keram di area perut bawah dan pinggul pada saat mendekati masa haid, merupakan gejala yang sering dialami oleh wanita. Dismenorea atau nyeri haid biasanya dialami pada wanita usia muda. Nyeri ini diakibatkan karena adanya kontraksi dinding uterus yang biasanya di dominasi di area perut bagian bawah yang menjalar hingga ke pinggang, punggung bagian belakang, sampai ke area paha.

Rasa sakit ini biasanya dirasakan pada hari ke-1 hingga hari ke-3 dari siklus menstruasi. Rasa nyeri yang diarasakan oleh setiap wanita berbeda beda, dapat berupa nyeri ringan maupun berat hingga mengganggu aktivitas sehari hari. Jika nyeri yang dirasakan sangat berat dan mengganggu aktivitas sehari hari dikenal dengan nama dismenorea. Terdapat dua jenis dismenore, yaitu :

  • Dismenorea primer : dismenore tipe ini timbul sejak haid pertama dan akan pulih sendiri dengan berjalannya waktu dengan lebih stabilnya hormon tubuh . Nyeri haid ini adalah normal, dan tidak membahayakan kesehatan. Dismenorea ini terjadi murni karena kontraksi otot rahim saat menstruasi akibat dari hormon prostaglandin
  • Dismenorea sekunder : biasanya baru timbul di kemudian hari setelah menstruasi pertama. Berlangsung lebih dari 3 hingga 4 hari dan disertai mual, muntah atau bahkan diare. Dismenore ini dapat disebabkan oleh beberapa panyakit/kelainan penyebab, antara lain : kelainan atau penyakit seperti infeksi rahim, kista atau polip, tumor sekitar kandungan,dll.

Apabila dismenorea yang dirasakan adalah dismenorea primer seperti yang Anda keluhkan maka tidak akan ada masalah. Apakah keluhan nyeri haid ini sudah lama terjadi atau baru dirasakan akhir-akhir ini?

Beberapa penyakit yang dapat menimbulkan keluhan nyeri haid diantaranya:

  • Endometriosis: Endometriosis adalah pertumbuhan  kelenjar endometrium dan stroma yang berasal dari rahim.  Pada endometriosis, lapisan yang menyerupai endometrium tumbuh dan ditemukan di luar rahim, berespon terhadap siklus menstruasi, namun lapisan endometrium yang berada di luar rahim tidak memiliki jalan keluar untuk perdarahan yang dialaminya setiap bulan sehingga lapisan disekitarnya akan meradang dan membengkak sehingga menimbulkan nyeri haid yang hebat.
  • Penyakit Radang Panggul: infeksi yang disebabkan oleh bakteri yang dimulai dari uterus dan dapat menyebar ke organ reproduksi lainnya.
  • Stenosis Serviks: penyempitan leher rahim. Gangguan ini sering disebabkan oleh adanya jaringan parut.
  • Tumor (fibroids): perkembangbiakkan dari dinding dalam uterus

Jika nyeri haid timbul lebih lama dari 2-3 hari dan terasa sangat berat hingga mengganggu aktivitas sehari-hari, apalagi sampai muncul keluhan mual, muntah, pingsan, Anda patut mencurigai adanya penyakit yang mendasari. Endometriosis adalah penyebab tersering keluhan nyeri haid hebat pada wanita. Diperlukan pemeriksaan USG untuk melihat apakah ada kelainan pada rahim. Sebaiknya Anda segera memeriksakan ke dokter spesialis kebidanan dan kandungan. Untuk sementara Anda dapat mengkonsumsi obat anti nyeri seperti asam mefenamat atau natrium diklofenak.

Karena haid Anda datang teratur maka sebenarnya Anda tidak perlu terlalu khawatir dengan haid Anda karena masih dapat dikatakan normal. Namun, apabila setelah melakukan modifikasi gaya hidup Anda masih mengalami keluhan, maka ada baiknya Anda berkonsultasi ke dokter spesialis kandungan dan kebidanan.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar