Sukses

Pemulihan Pasca Demam Tifoid

07 Oct 2018, 06:14 WIB
Pria, 19 tahun.

siang dok saya mau tanya saya sakit tipes 1 minggu udah sembuh trus sya buat gerak2 kambuh lagii sampai skarang udah hampir 1 bulan blum sembuh..makan udah enak tpi kalo buat gerak2 dibadan rasnya agak panas trus kalo buat diem enakan lagi ..diprut kadang agak sakit..solusinya gmna ya dok.. sebelumnya trimakasih

Terimakasih telah bertanya melalui fitur Tanya Dokter.

Demam tifoid merupakan penyakit yang disebabkan karena infeksi bakteri Salmonella typhii. Gejalanya bisa berupa demam, sakit kepala, nyeri sendi, sakit tenggorokan, sembelit, penurunan nafsu makan dan nyeri perut. Kadang penderita merasakan nyeri ketika berkemih dan terjadi batuk serta perdarahan dari hidung. Gejala penyakit demam tifoid dapat berlangsung antara 10-14 hari.

Bila Anda telah diobati dengan antibiotik yang tepat dan mengikuti anjuran pengobatannya, maka seharusnya kuman penyebab tifoid sudah mati.

Memasuki minggu ke-3 sejak hari pertama demam, seharusnya Anda sudah memasuki masa penyembuhan dan gejala-gejala yang ada sudah mulai berkurang. Namun memang, pemulihan pasca demam tifoid tidak instan sehingga penderitanya tidak langsung merasa sehat dan prima. Masa penyembuhan untuk penderita demam tifoid juga berbeda-beda, dipengaruhi oleh aktivitas dan diet yang dilakukan. Anda sebaiknya menghindari aktivitas yang terlalu berat.

Berikut ini panduan makanan bagi penderita demam tifoid:

1. Hindari makanan berserat tinggi dan sedang, susu, produk susu, dan daging berserat kasar, makanan yang terlalu berlemak, terlalu manis, terlalu asam, dan berbumbu tajam

2. Makanan lebih baik dimasak hingga lunak dan dihidangkan pada suhu yang tidak terlalu panas atau dingin agar tidak merangsang pencenaan

3. Makanan lebih baik diberikan sering namun dalam porsi kecilBila diberikan untuk jangka waktu lama atau dalam keadaan khusus, perlu disertai suplemen vitamin dan mineral, atau makanan formula

Jika gejala-gejala yang ada semakin memburuk dan tidak mengalami perbaikan maka sebaiknya Anda kembali mengunjungi dokter untuk melihat apakah terjadi komplikasi.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (FA)

    0 Komentar

    Belum ada komentar