Sukses

Benjolan di leher, TB kelenjar?
05 Oct 2018, 10:02 WIB
Pria, 36 tahun.

Assalamu’alaikum.... dok saya mau tanya, anak perempuan saya sekarang berumur lebih kurang 3 tahun, dulu sewaktu hampir umur 9 bulan, anak saya demam kurang lebih satu minggu dan keluar campak di badannya, baru setelah sembuh dari itu keluarlah benjolan dilehernya, (imunisasi campak saya lakukan setelah sakitnya sembuh). saya udah pernah konsul ke dokter anak dikasih obat berbentuk serbuk hasilnya belum ada perubahan, dianjurkan untuk tes labor tapi hasilnya negatif terus saya coba lagi konsul ke dokter anak di rumah sakit yang berbeda dokter menganjurkan untuk minum vitamin sirup tp hasilnya benjolan blm juga hilang kemudian saya coba lagi konsul ke dokter tht sampai saat ini hasilnya belum saya ambil karena waktu saya konsul lagi dokternya berhalangan datang tetapi saya coba tanya ke asistennya tentang hasil rongtsen, sekilas saya baca positif tb kelenjar, kalo malam anak saya sering berkeringat sehingga timbul biang keringat di badannya, sebaiknya apa yang harus saya lakukan ? Makasih dok atas jawabanya..

Terimakasih sudah bertanya seputar benjolan dileher melalui fitur Tanya Dokter dari Klikdokter.com

Kami memahami kekhawatiran Anda mengenai keadaan anak Anda. Benjolan dileher banyak penyebabnya. Umumnya benjolan di leher adalah kelenjar getah bening yang membesar akibat suatu infeksi (infeksi yang di dapat bisa bakteri, virus, jamur maupun parasit lainnya). 

Langkah yang Anda lakukan pun sudah benar yaitu berkonsultasi ke dokter dan melakukan serangkaian pemeriksaan laboratorium dan foto rontgen sesuai dengan anjuran dari dokter. Berikut ini, ijinkan kami menjelaskan mengenai TB kelenjar. 

TB kelenjar menyerang kelenjar getah bening yang merupakan pertahanan tubuh terhadap penyakit, sedangkan TB paru menyerang pada organ paru. Gejalanya pun berbeda, bila TBC paru identik dengan batuk lama lebih dari 3 minggu yang tidak sembuh-sembuh meskipun diberi pengobatan batuk, maka TBC kelenjar umumnya ditandai dengan pembesaran dan pembengkakan kelenjar getah bening yang ada di tubuh manusia dan dapat/tanpa disertai dengan rasa sakit. Pembesaran ini dapat berupa benjolan di leher, ketiak, maupun di lipat paha. Kelenjar yang paling sering diserang terlebih dahulu adalah kelenjar daerah leher hingga tepat di bawah rahang bawah. Selain pembesaran kelenjar yang menjadi teraba, adalah badan terasa meriang dan pegal. Kuman TBC sendiri sebenarnya dapat menyerang tubuh mana saja, mulai dari otak, saluran pencernaan atau kemih, hingga tulang.

Limfadenitis TB atau limfadenitis tuberkulosis atau tuberkulosis kelenjar merupakan infeksi kelenjar getah bening oleh kuman Mycobacterium tuberculosis.

Setelah diagnosis tegak dengan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang, maka anak Anda perlu mendapatkan pengobatan tuberkulosis agar infeksi tidak menyebar dan semakin parah sehingga dapat menyebabkan luka pada kulit. Umumnya pengobatan dilakukan selama 6-9 bulan dengan regimen dan dosis yang sama. Pengobatan TB yang teratur dan tuntas (9 bulan), akan membuat benjolan akan mengecil dan hilang. Yang perlu diingat, anak Anda harus mengkonsumsi obat secara rutin dan wajib kontrol setiap bulannya pada dokter. Anda dapat konsultasikan hal ini kepada dokter spesialis anak Anda. 

Keringat pada malam hari disebabkan karena adanya kuman TB yang masuk di dalam tubuh dan tubuh melakukan pertahanan untuk melawan. Akibat dari perlawanan ini, beberapa molekul kimia bekerja dan mengubah termoregulasi (pengaturan suhu) di dalam otak. Karena terjadi perubahan suhu, maka tubuh mengkompensasi mengeluarkan kelebihan panas melalui cara berkeringat. 

Apabila keringat ini menyebabkan biang keringat, maka Anda dapat lakukan : 

  • Menjaga tubuh anak Anda agar tetap kering dengan mengganti baju setiap kali basah. Lap dengan handuk kering
  • Pakai pakaian yang menyerap keringat seperti bahan katun. 
  • Perhatikan sirkulasi ruangan kamar, pastikan ada pertukaran udara, sehingga kamar tidak pengap dan panas
  • Anda dapat memberikan bedak tabur untuk biang keringat yang fungsinya untuk mendinginkan, tetapi sebelum memberikannya pastikan kondisi tubuh kering.

Apabila biang keringat semakin parah dan menimbulkan rasa gatal yang dapat mengganggu tidur, Anda bisa berkonsultasi kepada dokter spesialis kulit untuk mendapatkan terapi yang sesuai. 

Demikian informasi yang bisa kami berikan, semoga bermanfaat. Salam sehat. 

0 Komentar

Belum ada komentar