Sukses

Nyeri Dada dan Sesak Nafas

01 Oct 2018, 11:52 WIB
Wanita, 26 tahun.

Malam dok.. kejadian ini baru pertama saya alami. Saat berbuka puasa saya hendak membatalkan dg air putih antusias tiba tiba air yg masuk terasa sakit didada dan begitu sesak dijantung.. nafas semakin menipis lalu saat menghentikan minum saya dg memuntahkannya dan sekejap pandangan gelap dan nafas semakin menipis,badan lemas. Saya berupaya agar tdk jatuh dilantai dg cepat menuju kamar dan ketika berbaring badan semakin melemah jantung berdebar,nafas semakin menipis. Sekujur tubuh seperti kesemutan dan ketika mengikuti lemahnya tubuh semakin melemah, lalu beberapa menit saya lawan dg membaca do'a dan mengatur nafas perlahan lahan mencoba menyeimbangkan tubuh sambil berteriak meminta tolong. Setelah itu,sekujur tubuh hangat dan mengeluarkan keringat. Gejala apakah ini dok?apakah ini gejala serius? Karena saya belum pernah checkup keseluruhan. Terima kasih sebelumnya dok

dr. Atika

Dijawab Oleh:

dr. Atika

Terima kasih telah bertanya seputar dada sakit dan sesak nafas menggunakan fitur Tanya Dokter di KlikDokter.com

Kami mengerti kekhawatiran Anda. Sesak nafas dapat terjadi akibat kelainan jantung (gagal jantung), paru, gangguan saluran cerna, dan bahkan keluhan peningkatan asam lambung pun dapat menyebabkan keluhan sesak nafas. Gejala nyeri dada beserta sesak nafas dapat juga diwaspadai adanya gangguan organ jantung.

Jika penyebabnya adalah paru, maka dapat disertai keluhan lain seperti batuk, demam dan ada riwayat merokok. Untuk keluhan Asma umumnya, sesak sudah dirasakan sejak kecil dan memiliki riwayat keluarga. Peningkatan asam lambung biasanya dapat menimbulkan gejala nyeri dada atau perasaan sesak diikuti nyeri ulu hati, hal ini biasanya disebabkan oleh GERD atau Gastro-esophageal reflux disease (refluks asam lambung ke kerongkongan). Faktor-faktor risiko yang mengakibatkan GERD termasuk kehamilan, obesitas, diet lemak tinggi, obat-obatan tertentu, stres, konsumsi tembakau atau alkohol dan sebagainya.

Bila saat itu Anda baru saja berpuasa, ada kemungkinan gejala yang Anda rasakan berkaitan dengan hipoglikemia (kekurangan gula darah). Gejalanya lainnya berupa berkunang-kunang, lemah, pingsan, bisa juga disertai nyeri kepala. Apakah gejala membaik saat Anda mulai memakan atau meminum minuman manis? Bila Ya, ada kemungkinan gejala yang Anda rasakan mengarah pada hipoglikemia.

Sayang sekali Kami tidak dapat mengetahui penyebab pasti keluhan Anda tanpa adanya wawancara medis mendalam, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang. Untuk itu, Kami sarankan Anda memeriksakan diri secara langsung ke dokter terdekat.

Demikian informasi seputar nyeri dada dan sesak nafas yang dapat kami sampaikan , semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar