Sukses

Dampak Pemakaian Behel

01 Oct 2018, 10:54 WIB
Pria, 23 tahun.

Bagaimana dampak behel untuk kesehatan gigi?

Terima kasih sudah bertanya dengan menggunakan fitur Tanya Dokter.

Kami ingin menjelaskan sedikit bahwa perawatan orthodontik tidak dapat dilakukan secara sembarangan, semua prosedur ada standar operasionalnya. Ada beberapa cara untuk mendapatkan ruangan yang dibutuhkan untuk menggeser gigi-gigi yang posisinya perlu diperbaiki, diantaranya adalah pencabutan gigi. Jadi tidak semua kasus harus ada gigi yang dicabut, bergantung pada seberapa besar kebutuhan ruang dan tentunya dicabut/tidaknya gigi baru dapat diputuskan setelah dokter gigi melakukan serangkaian pemeriksaan.

Seluruh gigi-geligi pasien diperiksa secara seksama, jika ada yang perlu mendapatkan perawatan (misalnya penambalan atau pembersihan karang gigi) maka harus dirawat terlebih dulu sebelum dilakukan pemasangan kawat. Lalu gigi pasien harus dicetak agar dapat dilakukan model/duplikat gigi. Duplikat ini diperlukan untuk menganalisa kebutuhan ruang dan melakukan rencana perawatan. Selain itu perlu dilakukan foto rontgen (ada dua foto, yaitu panoramik dan cephalometri).

Perlu anda ketahui, tujuan utama dari perawatan orthodontik (pemasangan kawat bracket) seperti yang anda tanyakan tidak semata-mata untuk memperbaiki estetika pasien. Gigi yang posisinya tidak normal/berjejal/gigitan rahang atas dan bawah yang tidak normal dapat berpotensi untuk menimbulkan masalah lain yang lebih berat, oleh karena itu perawatan tersebut bertujuan untuk memperbaiki oklusi gigi atas dan bawah, memperbaiki posisi gigi yang tidak normal hingga didapat hubungan gigi geligi yang harmonis di dalam lengkung rahang yang normal, dengan demikian dengan sendirinya estetika wajah pasien akan lebih baik daripada sebelum perawatan.

Perlu atau tidaknya perawatan orthodontik pada seorang pasien sebaiknya didasarkan pada pertimbangan medis yang diambil oleh dokter gigi secara profesional setelah dilakukan pemeriksaan, oleh sebab itu Saya menyarankan anda berkonsultasi secara langsung oleh dokter gigi .Pemeriksaan yang dilakukan meliputi pencetakan rahang pasien agar dapat dianalisa kebutuhan ruangan.

Perlu kami ingatkan bahwa perawatan orthodontik idealnya dilakukan oleh dokter gigi spesialis orthodontik, bukan dokter gigi umum. Keberhasilan perawatan cukup tinggi, bergantung pada diagnosa dan rencana perawatan. Yang tak kalah penting adalah kerjasama dan kepatuhan pasien untuk datang kontrol sesuai dengan jadwal, karena kawat orthodontik akan bekerja dengan aktivasi kawat yang dilakukan kira-kira setiap 2 minggu, dan pada saat yang sama dokter gigi dapat memantau kemajuan perawatan, dan dapat memperbaiki posisi kawat yang mungkin tidak pada tempatnya sehingga menghindari resiko terjadinya luka pada jaringan lunak seperti sariawan dan tertusuk kawat yang lepas. Semakin jarang pasien datang untuk kontrol maka perawatan dapat menjadi semakin lama. Perawatan  kawat gigi yang terlalu lama biasanya menyebabkan karies dan lubang gigi pada gigi-giginya. 

Lamanya perawatan bergantung pada tingkat kesulitan masing-masing kasus, dan juga keahlian operator dalam membuat rencana perawatan dan menentukan material apa yang akan digunakan.

Demikian informasi yang dapat kami berikan, Semoga Bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar