Sukses

Pertanyaan - #263108

30 Sep 2018, 07:23 WIB
Wanita, 19 tahun.

Hai dok. Aku mau tanya tgl 22 juli aku melahirkan normal & dijahit bagian luar dan dalam, dan sekarang sudah 2 bulan, jahitannya sudah kering, tapi kulit bekas jahitannya keras dan ada benang yg menonjol? Itu kenapa ya dok. Mhon jawabannya. Trimakasih sblumnya

dr. Melyarna Putri

Dijawab Oleh:

dr. Melyarna Putri

Terima kasih atas pertanyaan Anda.

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Untuk memastikan diagnosis Anda, selain diperlukan informasi-informasi yang mendetil dan lengkap juga perlu didukung dengan pemeriksaan fisik langsung oleh dokter. 

Bekas luka yang terjadi dapat meninggalkan bekas luka yang menghitam (hiperpigmentasi), atau menjadi berkas berwarna putih (hipopigmentasi) atau menjadi jaringan berlebih (keloid). Dari gejala yang Anda sampaikan, bekas luka seperti yang Anda maksud kemungkinan adalah keloid.

Bentuk keloid kenyal, mengkilat, dan dapat bervariasi dalam warna seperti merah jambu, merah daging, dan coklat gelap. Keloid tidak ganas, tidak menular, dan biasanya terdapat gejala gatal, nyeri tajam, dan perubahan bentuk. Pada kasus yang parah, dapat menghambat pergerakan dari kulit. Yang sering membingungkan adalah bagaimana cara membedakan keloid dengan jaringan parut bekas luka yang biasa (hypertrophic scar). Hypertrophic scar merupakan pertumbuhan keatas (menonjol) jaringan parut bekas luka yang tidak melebar melewati batas luka.

Proses penyembuhan luka terkadang akan meninggalkan bekas luka seperti keloid atau hanya garis-garis kehitaman atau berupa scar putih. Terdapat berbagai faktor yang mempengaruhi terbentuknya bekas luka pada seseorang, antara lain kedalaman luka, ukuran luka, lokasi luka dan faktor genetik (keturunan). Jika dalam keluarga Anda terdapat kecenderungan terbentuk keloid pada bekas luka, maka kemungkinan besar bekas luka Anda juga akan membentuk keloid.  Keloid merupakan salah satu jenis dari jaringan parut yang merupakan hasil dari pertumbuhan yang berlebihan dari bekas kulit yang terluka, yang melebihi batas luka itu sendiri. 

Tidak banyak hal yang dapat dilakukan untuk mencegah terbentuknya bekas luka yang tidak diinginkan, seperti keloid atau scar hypertrophic. Masing-masing jenis bekas luka memerlukan penanganan yang berbeda-beda.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. 

0 Komentar

Belum ada komentar