Sukses

Cara Sehat Menaikkan Berat Badan

29 Sep 2018, 16:07 WIB
Pria, 22 tahun.

Apakah bisa saya menjaga berat badan dengan menggunakan oatmeal ketika sedang sakit? Sore, dok saya ingin bertanya, saya memiliki berat badan 48 dengan tinggi 166 dan saya tergolong dalam kekurangan gizi, nah disini saya ingin menggemukan badan dan sudah 2 bulan saya fitness disertai pola makan porsi kecil dan sering, Misal 4x sehari dan malemnya minum jus oatmeal+pisang+jus buah(seperti buavita) dengan hitungan kalori mencapai 900 an untuk jus itu sendiri. Saya tidak bisa makan banyak2 karena perut saya gampang kenyang, sama seperti ayah saya, dan teman saya. hambatan saya yaitu lambung saya sering kambuh dok, misal saya sudah sebulan-an dalam menaikkan berat badan dan saya berhasil menambah 2 kg, Tiba tiba keesokan harinya, perut saya terasa kembung (produksi gas berlebih) dan menyebabkan saya jadi tidak bisa makan karena kenyang angin terus, walau saya sudah bisa buang angin lewat kentut, berkali2, tetap saja gas itu terproduksi terus sehingga saya bisa kembung selama 1-2 hari nonstop, terkadang malah saya tidak bisa kentut, hal tersebut menyebabkan saya tidak bisa makan sama sekali. Rasanya seperti kenyang angin dan kebetulan saya orangnya tidak bisa sendawa, jadi hanya menunggu kalo bisa kentut. Jika hal itu terjadi (ga bisa kentut , dan terus2an kembung), yang ada saya muntah angin dok, jadi bukan sendawa, melainkan kontraksi muntah tetapi hanya angin yang keluar (tidak ada asam atau makanan). ~ Pertanyaan sekunder saya, apakah ada cara/obat penghilang produksi gas? karena saya sudah coba dengan obat penetral asam lambung, penghambat produksi asam lambung, dan juga obat yang mempercepat pencernaan dan menghilangkan mual , (ranitidin, promag, milanta, omeprazole, domperidone) tetap aja gasnya produksi terus dan tetap kembung/kenyang gas. ~ Pertanyaan utama saya, ketika saya tidak bisa makan nasi/normal, lalu saya ganti dengan mengkonsumsi oatmeal (quaker oatmeal instant merah) sehari 36-48 sendok, apakah berat badan saya bisa tetap terjaga (tidak turun) atau naik? sepengetahuan saya, oatmeal adalah makanan khusus untuk orang diet, tetapi kalorinya itu banyak, misal 4 sendok makan doang (1 porsi = 4 sendok makan/35gram) udah sampai 140, kalo misal saya paksain makan 12 sendok pada siang itu, saya sudah mendapatkan 420 kalori/setara makan sepiring nasi pake lauk. Kemudian saya konsumsi lagi (dengan diblender atau digadoin) sampai total 1680 kalori pada hari itu, apakah berat badan saya akan tetap/ atau naik/ setidaknya tidak turun? atau malah turun karena bagaimanapun juga oatmeal itu khusus untuk orang diet? trims. note : - saya mengkonsumsi oatmeal quaker yang instant (merah) dengan digadoin/pakai air saja. Jadi benar-benar hitungan murni 4 sendok/140kalori. - bulan lalu ketika perut saya kambuh, saya cuma bisa makan pagi setengah piring dan malam setengah piring, hasilnya dalam sehari berat badan saya turun setengah kg - saat itu saya belum mencoba dengan oatmeal, - jangan sarankan susu untuk menggemukan badan saya, karena saya menderita intoleransi laktosa (minum susu besoknya mencret dan malah turun berat badannya/ga naik naik) Saya gak berani juga minum susu kedelai karena baru2 ini heboh bahwa hasil risetnya susu kedelai bisa menyebabkan kanker. Mohon advice terbaiknya dok, trims

Terima kasih telah menggunakan fitur Tanya Dokter untuk menanyakan mengenai Cara Sehat Menaikkan Berat Badan.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan.

 

Sebelum kami menjawab mengenai cara menaikkan berat badan, perlu diketahui cara menghitung berat badan ideal. Untuk mengetahui berat badan ideal dapat dilakukan dengan dua metode penghitungan yaitu:

1. Metode Konvensional

BBI = (TB-100) - (TB-100) x 10% atau

BBI = (TB-100) x 90%

BBI = berat badan ideal; TB = tinggi badan

Berat badan normal yang dimiliki setiap individu dapat berada pada kisaran plus/minus 10% berat ideal berdasarkan hasil penghitungan tersebut.

2. Berdasarkan Indeks Massa Tubuh (IMT)

IMT = (BB) / [(TB) x (TB)]

Misalnya: BB = 75 kg dan TB = 173 cm, maka

IMT = (75) / [(1.73) x (1.73)] = 25.05

Hasil IMT tersebut kemudian dikelompokkan menjadi:

IMT < 18.5 = berat badan kurang (underweight)IMT 18.5 - 24 = normalIMT 25 - 29 = kelebihan berat badan (overweight)IMT >30 = obesitasMetode penghitungan yang umum digunakan adalah berdasarkan IMT. Silakan menghitung IMT Anda berdasarkan rumus tersebut di atas atau klik di fitur Health Tools kami Kalkulator BMI, setelah itu Anda dapat melihat apakah termasuk dalam kategori berat badan kurang, normal, kelebihan, atau obesitas.

Bila IMT <18,5 maka Anda tergolong underweight atau berat badan kurang. Beberapa hal yang menyebabkan berat badan seseorang sulit bertambah adalah asupan energi yang lebih rendah dari kebutuhan sebenarnya, metabolisme tubuh yang cepat (biasanya karena faktor keturunan), dan karena kondisi penyakit tertentu, seperti hipertiroid atau penyakit infeksi seperti tuberkulosis.

Menambah berat badan harus dilakukan dengan cara yang sehat, sehingga tidak hanya sekadar memperoleh pertambahan berat badan saja tetapi juga proporsi dan kondisi tubuh yang sehat.

Berikut beberapa cara sehat untuk menambah berat badan:

* Makan secara teratur 3 kali sehari dengan gizi seimbang, dengan porsi lebih banyak dari biasanya. Tambahkan 2 kali makanan kecil (biskuit yang mengandung keju dan susu, minuman yogurt, jus buah). Yang dimaksud gizi seimbang adalah hidangan yang mengandung karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral dalam jumlah dan kualitas yang sesuai dengan kebutuhan tubuh untuk dapat hidup sehat secara optimal. Perkiraan jumlah yang disarankan adalah karbohidrat 50% per hari, protein 20% sehari, dan lemak 30% sehari.* Tingkatkan asupan protein dan karbohidrat. Makan lebih banyak protein dan karbohidrat seperti roti, nasi, umbi-umbian, ikan, daging, tempe, tahu. Namun, hindari konsumsi makanan atau minuman yang tinggi kandungan gula nya seperti minuman bersoda, makanan ringan tinggi gula. Makanan dan minuman tersebut memang dapat dengan cepat meningkatkan berat badan, tetapi dapat menimbulkan efek tidak baik bagi tubuh di waktu yang akan datang.* Berolahraga secara teratur. Beberapa jam setelah olahraga biasanya akan terasa lapar sehingga meningkatkan nafsu makan, yang berguna untuk menaikkan berat badan. Pilih jenis olahragar yang tidak terlalu sulit atau berat, seperti berjalan kaki selama 30 menit secara teratur.* Perbanyak minum air putih karena dapat memperbaiki metabolisme tubuh serta melancarkan pencernaan. Minum setidaknya 1.5-2 liter air mineral sehari.* Saat minum susu, pilihlah susu full cream (whole milk) agar diperoleh nutrisi lebih.* Selain itu, cobalah untuk memperhatikan label makanan yang dikonsumsi, untuk mengetahui jumlah kalori dan kandungan nutrisi pada produk makanan tersebut.

Bila Anda telah melakukan cara di atas tetapi belum berhasil meningkatkan berat badan, kami menyarankan Anda memeriksakan diri ke dokter untuk mencari tahu apakah ada kemugkinan penyakit lain yang mendasari. Konsultasi dengan dokter spesialis gizi juga dilakukan untuk mengetahui pola makan yang baik untuk meningkatkan berat badan.

Kami menduga Anda mengalami sindroma dispepsia. Kami akan menjelaskan mengenai peningkatan asam lambung atau disebut sindrom dispepsia. Sindroma dispepsia merupakan suatu kumpulan gejala saluran cerna terdiri dari perut kembung, terasa penuh sehingga mudah kenyang, perut perih di bagian atas (ulu hati), sering bersendawa, mual, muntah, dll. Dispepsia biasanya disebabkan oleh penyakit ulkus lambung atau kelebihan asam lambung. Pengobatan sindrom dispepsia sangat tergantung dari penyebabnya.

Awalnya, Anda dapat mengonsumsi obat anti asam lambung yang berisikan antasid untuk meredakan gejala. Selain dengan pemberian obat anti asam lambung secara teratur, kami sarankan sebaiknya Anda menjaga pola makannya dengan makan lebih sering dalam porsi kecil dan teratur, menghindari makanan pedas, asam, alkohol, kopi, soda, dan makanan yang dapat merangsang pengeluaran gas seperti kol dan menghindari obat-obatan yang menimbulkan luka pada lambung seperti aspirin. Selain itu, stres psikis juga harus dihindari karena dapat memicu pengeluaran asam lambung yang berlebihan.

Jika setelah menjalankan terapi di atas namun tetap tidak ada perbaikan pada keluhan-keluhan anda, kami menyarankan Anda melakukan konsultasi dengan dokter spesialis penyakit dalam. Mengingat keluhan Anda cukup banyak, memang sebaiknya diperiksakan secara langsung terlebih dahulu dengan dokter.

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan mengenai Cara Sehat Menaikkan Berat Badan. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar