Sukses

Mengenai Kolesterol Dan Diabetes

29 Sep 2018, 15:53 WIB
Pria, 25 tahun.

Salam dokter, Saya ingin bertanya mengenai #Kolesterol dan sedikit mengenai #Diabetes Saya memiliki riwayat kolesterol tinggi, pernah lebih dari 400 ketika diukur. Sekarang mungkin sudah agak turun. Hanya saja, setiap saya makan makanan pemicu, langsung terasa sekali reaksi nya pada tubuh saya, seperti pegal di leher dan pusing di kepala Pertanyaan saya: 1) Amankan/Apakah dokter merekomendasikan untuk minum obat kolesterol setiap hari? Karena jujur saya takut mengkonsumsi obat setiap hari (sejauh ini saya hanya minum jika saya rasa perlu saja). Sebab saya takut merusak ginjal saya akibat terlalu banyak minum obat. Mohon pencerahannya dokter, tindakan yang benar yang bagaimana ya? 2) Apakah benar penyakit kolesterol dan/atau minum obat kolesterol bisa mengurangi daya ingat? Saya pernah mendengar hal sedemikian. Awalnya saya tidak percaya. Namun semakin lama, saya sendiri merasa mengalami hal tersebut. Saya mudah sekali melupakan kejadian-kejadian yang baru saja terjadi. Saya merasa sedih sekali, mulai menjadi pelupa. 3) Apakah aman / baik-baik saja mengonsumsi obat kolesterol bersamaan dengan obat diabetes? Karena saya juga ingin menjaga kadar gula saya, mengingat orang tua saya positif memiliki diabetes dan saya pernah mengecek ternyata kadar gula darah saya juga lumayan tinggi (sekitar 380an). Apakah oke/baik-baik saja jika memakan obat diabetes dan kolesterol dalam satu waktu/bersamaan? Demikian pertanyaan saya, dokter... Terimakasih banyak ya, sebelumnya saya ucapkan, atas jawaban dokter!

Terima kasih telah menggunakan fitur Tanya Dokter untuk menanyakan mengenai Mengenai Kolesterol Dan Diabetes.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan.

 

Jawaban no. 1 dan 2:

Banyak yang merasa khawatir ketika baru saja didiagnosis dengan hiperkolesterolemia (peningkatan kadar kolesterol di dalam darah). Bagaimana tidak? Kadar kolesterol yang berlebih merupakan salah satu penyebab utama penyakit jantung dan stroke. Meskipun Anda tak dapat memutar balik waktu, namun Anda dapat mengontrol kadar kolesterol Anda. Saat ini sudah banyak pengobatan yang aman dan baik untuk mengatasi peningkatan kadar kolesterol. Obat-obatan tersebut dapat secara langsung menurunkan risiko serangan jantung, stroke, dan kematian. Akan tetapi, gaya hidup sehat tetap merupakan lini terdepan untuk melawan kadar kolesterol tinggi.

Bagi sebagian orang, membuat perubahan dalam gaya hidup dengan mengonsumsi makanan sehat dan berolahraga sudah cukup untuk menurunkan kadar kolersterol. Namun, diet yang baik dan berolahraga terkadang belum cukup untuk mengontrol kadar kolesterol dalam darah, karena tak sedikit pula yang membutuhkan tambahan obat-obatan. Oleh karena itu, kombinasi perubahan gaya hidup dan obat-obatan merupakan penanganan yang paling tepat.

Bagi anda yang sudah mengkonsumsi obat kolesterol, jika kadar kolesterol sudah terkontrol anda bisa berhenti mengkonsumsi obat tersebut, dan jangan lupa untuk menghindari makanan pemicu kolesterol tinggi dan tetaplah berolahraga dengan rutin.

Pada dasarnya semua jenis obat memiliki efek samping, namun kemungkinan efek samping yang ditimbulkan dapat berbeda beda. Apa nama obat kolesterol yang Anda minum? Umumnya obat kolesterol yang diminum adalah simvastatin. Simvastatin sendiri sebenarnya merupakan salah satu jenis obat penurun kadar kolesterol dan LDL yang aman. Menurut literatur medis yang terpercaya, kemungkinan efek samping yang dapat terjadi pada penggunaan simvastatin adalah:

- Nyeri perut (7%)

- Vertigo (5%)

- Ruam kulit (5%)

- Sakit kepala (3-7%)

- Infeksi saluran nafas atas (9%)

- Sembelit (2%)

- Sering buang angin ( 2%)

- Peningkatan enzim hati ( 1%)

- Peningkatan enzim CPK (akibat kerusakan sel otot) (5%)

Dari data diatas terlihat bahwa persentase kemungkinan efek samping obat simvastastin tidak terlalu besar (kurang dari 10 persen) dan efek samping buruk penggunaaan terhadap jantung, ginjal, dan hati tidak benar. 

Berkonsultasilah dengan dokter jika anda ingin mengganti obat simvastatin. Ada beberapa pilihan jenis obat penurun kadar lemak darah lainnya. Untuk mengetahui mana obat yang cocok untuk anda, sebaiknya anda berkonsultasi dengan dokter. Dokter perlu memeriksa kadar beberapa komponen lemak dalam darah anda seperti kolesterol total, LDL, HDL, dan trigliserida terlebih dahulu. Dokter akan menilai jenis lemak mana yang naik kemudian menyesuaikan jenis obat yang diberikan dengan komponen lemak yang meningkat agar lebih efektif. 

Jawaban no. 3:

Apa nama obat diabetes yang Anda minum? Sayang sekali Anda tidak mencantumkannya. Begitu banyak jenis golongan obat diabetes yang tersedia. Sebaiknya Anda menyesuaikan jenis obat diabetes dan kolesterol yang perlu diminum setelah pemeriksaan secara langsung dilakukan oleh dokter. Kami sarankan Anda berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter spesialis penyakit dalam.

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan mengenai Mengenai Kolesterol Dan Diabetes. Semoga bermanfaat.

Salam,

1 Komentar