Sukses

Nyeri Bahu Hingga Dada Kanan

29 Sep 2018, 10:29 WIB
Wanita, 20 tahun.

Dok, saya berumur 20 thn. Saya sering merasa nyeri di bahu sebelah kiri, nyeri terkadang sangat sakit, kadang hanya nyeri biasa. Dan saat saya ingin tidur atau beraktifitas, dada saya tiba2 suka merasa nyeri seketika. Dada kiri terkadang dada kanan. Dan pada saat nyeri saya mencoba bernafas pelan sampai nyeri ny hilang. Itu kenapa ya dok? Saya penderita maag juga. Trims

Terima kasih telah bertanya seputar Nyeri Bahu Hingga Dada Kanan menggunakan fitur Tanya Dokter di KlikDokter.com

Nyeri bahu dapat disebabkan jaringan ikat di bahu antara tulang, spasme otot atau gangguan sendi.

Nyeri akibat tulang bahu dapat disebabkan karena trauma, kecelakaan ataupun infeksi. Gangguan pada sendi bahu dapat diakibatkan oleh inflamasi atau peradangan karena posisi yang menetap dalam jangka waktu yang lama, infeksi atau dislokasi (pergeseran sendi tulang). Sedangkan gangguan pada otot dapat ditanyai dengan nyeri otot bahu. 

Nyeri otot terjadi akibat beberapa hal, yaitu: digunakan berulang (repetitif) dalam waktu lama, digunakan dalam posisi yang salah dalam waktu lama, akibat getaran atau akibat penggunaan dengan kekuatan yang besar, misalnya mengangkat benda yang berat. Akibat adanya aktivitas yang tidak tepat tersebut menyebabkan terjadinya kerusakan otot yang secara mikroskopik tampak berupa robekan jaringan disertai adanya proses peradangan, dan karena penggunaan yang terus menerus maka tidak ada waktu bagi otot tersebut untuk memperbaiki diri (recovery).  

Nyeri otot tersebut bisa terjadi pada musisi yang menggunakan suatu instrumen (gitar, biola) dalam waktu lama, pada olah ragawan, dan juga pada pekerja kantor. Sama dengan nyeri otot yang timbul pasca olah raga, otot yang nyeri adalah otot yang banyak bekerja saat melakukan aktivitas, misalnya pada pekerja kantor yang banyak menggunakan komputer, sering nyeri pada bahu kanan karena otot bahu kanan selalu bekerja mempertahankan posisi lengan atas dan tangan untuk mengendalikan “mouse” komputer.

Keluhan nyeri dada dapat disebabkan oleh berbagai sebab, diantaranya disebabkan karena gangguan jantung, gangguan otot atau tulang, paru-paru, saluran pencernaan atau psikologis.

Gejala nyeri yang khas untuk keluhan penyakit jantung adalah nyeri dada  kiri yang digambarkan seperti tertimpa benda berat, ditekan, atau diremas, nyeri berlangsung 2-5 menit, menjalar ke bahu kiri dan kedua lengan terutama pada permukaan tangan dan lengan bawah. Nyeri juga dapat menembus ke punggung, dasar dari leher, rahang, gigi, dan ulu hati. Nyeri yang demikian disebut dengan Angina. 

Gejala nyeri angina umumnya dipicu oleh latihan (olahraga, aktivitas fisik, aktivitas seksual), emosi (stres, marah, ketakutan, frustrasi), dan menghilang dengan istirahat atau kombinasi dari istirahat dan nitrogliserin sublingual. 

Nyeri karena masalah otot dan tulang biasanya muncul bila bagian tersebut ditekan, atau muncul dengan perubahan posisi. Nyeri seperti ini membaik dengan antinyeri seperti paracetamol atau obat antiinflamasi lain.

Nyeri karena masalah paru-paru biasanya berkaitan dengan tarikan napas, dan disertai dengan keluhan-keluhan lain seperti demam, batuk, atau sesak.

Peningkatan asam lambung memang dapat juga menimbulkan gejala nyeri dada atau perasaan sesak dan sensasi nyeri dada, hal ini biasanya disebabkan oleh GERD atau Gastro-esophageal reflux disease (refluks asam lambung ke kerongkongan). Faktor-faktor risiko yang mengakibatkan GERD termasuk kehamilan, obesitas, diet lemak tinggi, obat-obatan tertentu, stres, konsumsi tembakau atau alkohol dan sebagainya. Gejala GERD adalah perut yang mulas, rasa asam atau pahit di bagian belakang mulut atau tenggorokan, masalah menelan, mual, nyeri dada dari GERD dapat meniru serangan jantung, kembung, begah/sesak, dan banyak lainnya.

Nyeri dada bisa juga disebabkan oleh masalah psikologis, tetapi ini baru dipikirkan bila masalah-masalah lain sudah bisa disingkirkan.

Gejala penyakit jantung dapat dicurigai apabila Anda memiliki beberapa faktor risiko terkait, seperti 

  • Merokok, berapapun jumlahnya
  • Kadar kolesterol total dan kolesterol LDL yang tinggi
  • Hipertensi
  • Kadar kolesterol HDL yang rendah
  • Diabetes Mellitus
  • Usia lanjut
  • Obesitas (IMT > 25 mg/m2)
  • Kebiasaan kurang bergerak/aktivitas fisik
  • Riwayat keluarga menderita PJK pada usia muda ( < 55 tahun untuk pria dan < 65 tahun untuk wanita) 

GERD atau Sakit Jantung?

Selain gejala, tentunya dibutuhkan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang yang terkait, seperti pemeriksaan rekam jantung (EKG), pemeriksaan rontgen dada, dan pemantauan. Coba konsultasikan ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut, sehingga dapat dideteksi penyakit jika ada pada tahap awal.

Demikian informasi seputar Nyeri Bahu Hingga Dada Kanan yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar