Sukses

Mengatasi Fobia Ketinggian

26 Sep 2018, 11:37 WIB
Pria, 21 tahun.

Assalamualaykum... Dok, dulu sy pernah jatuh dari ketinggian sekitar 2 meter yg menyebabkan rahang kanan sy retak dan rusuk kanan cedera. Setelah kejadian itu saya merasakan sakit kepala ketika melangkah. Konsul ke dokter katanya itu hanya trauma otot. 2 bulan setelah itu saya kembali merasakan sakit perut hingga kedua kaki saya kaku tdk bisa bergerak disertai diare. Diagnosa RS gangguan fungsi hati, typus, maag, dan gangguan pencernaan dan sy di rawat. 3 bulan setelah di rawat sy di rawat lagi karena sakit perut, namun hasil pemeriksaan semua aman. Katanya hanya sakit perut biasa. Namun saya dilarang utk puasa dan menmbah jadwal makan. Sekarang saya jadi takut ketinggian, turun tangga saja pegangan karena pusing dan sprti ada getar. Sering sakit perut,. Pertanyaan, apakah ada kaitannya dgn awal kejadian (jatuh) ? Saya harus bagaimana?

Terimakasih telah bertanya tentang cara mengatasi fobia melalui fitur Tanya Dokter.

Kami memahami kondisi Anda.

Anda dianggap fobia bila mengalami gejala-gejala berikut:

- Perasaan cemas, takut, atau panik yang tidak terkontrol saat terpapar dengan sumber ketakutan

- Melakukan berbagai cara untuk dapat menghindari sumber ketakutan

- Reaksi fisik dan psikologik berupa berkeringat, denyut jantung meningkat / berdebar-debar, sesak napas, mual, badan bergetar, dan perasaan panik atau cemas yang menetapPada fobia berat, dapat menyebabkan gangguan pada aktivitas sehari-hari

Sumber ketakutan Anda yaitu ketinggian (akrofobia).

Bila fobia ini sudah mengganggu aktifitas Anda sehari-hari, Anda membutuhkan konsultasi dengan psikolog atau psikiater. Umumnya, akan dilakukan psikoterapi, yang dapat dikombinasikan dengan obat-obatan penenang bila perlu.

Berikut ini yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi fobia:

- Melakukan teknik relaksasi seperti bernafas dalam, yoga, dan meditasi

- Coba untuk tidak menghindari sumber ketakutan Anda. Berlatih untuk berada pada situasi yang menyebabkan Anda takut sesering mungkin. Keluarga, teman dan terapis dapat membantu Anda. Coba untuk bergabung dengan support group yang memiliki kondisi yang sama.

- Cukup tidur, konsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang, serta berolahraga secara rutin seteiap hari.

- Hindari kafein karena dapat membuat fobia Anda semakin memburuk.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan seputar mengatasi fobia. Semoga bermanfaat. 

    0 Komentar

    Belum ada komentar