Sukses

Pengobatan Rabun Jauh

21 Sep 2018, 21:14 WIB
Pria, 18 tahun.

Izin bertanya dok. Sekalian mau minta cara ngobatinnya. Saya sudah cek ke dokter spesialis mata saya punya penyakit mata minus. Cuman sma dokter ini mata saya sembuh. Cuman saya cek up lgi ke dokter tentara. Karna saya mau daftar tentara. Mata saya balik lgi minus nya. Kata dokter nya mata saya dari sejak sd udh rabun. Bukan karna genetika org tua dok. Mohon penjelasan nya dok. Gimana cara memperbaiki nya. Yg krna syaraf atau apanya dari mata saya dok. Terima kasih

Terima kasih telah bertanya seputar rabun jauh melalui fitur Tanya Dokter.

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Pertama izinkan kami menjelaskan tentang rabun jauh. Mata minus atau Miopia disebut rabun jauh karena berkurangnya kemampuan melihat jauh tapi dapat melihat dekat dengan lebih baik. Miopia terjadi jika kornea (terlalu cembung) dan lensa (kecembungan kuat) berkekuatan lebih atau bola mata terlalu panjang sehingga titik fokus sinar yang dibiaskan akan terletak di depan retina. Pada dasarnya, progresivitas rabun jauh akan menjadi stabil mulai usia 20 tahun, artinya minus tidak akan bertambah, atau kalaupun bertambah hanya sedikit.

Koreksi mata miopia dengan memakai lensa minus/negatif ukuran teringan yang sesuai untuk mengurangi kekuatan daya pembiasan di dalam mata sedangkan mata dengan astigmatisme adalah dengan menggunakan lensa silindris. Biasanya pengobatan dengan kaca mata dan lensa kontak.

Untuk mencegah penambahan minus, sebaiknya pasien juga menjalani gaya hidup sehat bagi mata, seperti mengatur jarak baca 40 - 45 cm dengan cahaya yang cukup, mengistirahatkan mata setiap kali melakukan kegiatan membaca buku atau menggunakan komputer, serta makan makanan yang banyak mengandung vitamin A. Mengurangi mata minus dengan memandang lilin belum terbukti secara medis.

Sedangkan satu-satunya cara untuk mengurangi minus adalah dengan tindakan medis adalah dengan melakukan pembedahan pada kornea mata, yaitu dengan keratotomi radial, keratotomi fotorefraktif, atau Laser Asissted In situ Interlamelar Keratomilieusis (LASIK).

Demikian informasi yang dapat kami berikan mengenai rabun jauh. Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar