Sukses

Gangguan Tidur
20 Sep 2018, 11:01 WIB
Wanita, 32 tahun.

Hallo klik dokter. Saya punya pola tidur yang buruk. Saya bisa tidur kadang 16 jam sehari. Pola tidur ini awalnya muncul saat saya depresi atau stres berat karena pekerjaan saya. Saat itu saya sangat tidak ada passion untuk bangun tidur. Dan hal ini berlangsung lama dan terbawa sampai sekarang. Sebelum tidur saya selalu setting alarm bunyi jam 5 namun setiap alarm bunyi saya bangun untuk matiin dan tidur lagi. Bangun kembali jam 8 sarapan dan setelah itu tidur sampai jam 12 lunch setelah itu bisa tidur lagi sampai jam 5 sore . Pikiran saya sepertinya tidak ada tujuan mau ngapain. Dan badan semua seperti menghipnotis untuk tidur dan tidur lagi. Hal ini sudah berlangsung 8 tahun semenjak saya bekerja di pekerjaan saya sekarang ini( sebagai marketing di perusahaan insurance ). Saya sangat ingin bebas dari kebiasaan buruk ini. Banyak hal yg saya lakukan salah satunya dengan menambah kegiatan seperti fitness dan baca buku. Namun hingga saat ini kebiasaan buruk ini terjadi berulang ulang dan terus menerus. Hal ini juga membuat lambung dan kepala saya sering sakit. Dan semua aktivitas sehari hari terganggu. Kebetulan saya seorang diri di rumah dan terpisah jauh dari keluarga. Apakah ada saran dari dokter untuk langkah terbaik yang boleh saya ambil. Atau menjalani beberapa pemeriksaan? Kalau ada pemeriksaan apakah yang harus saya jalani. Dan apakah saya perlu melakukan konsultasi dengan psikologi? Besar harapan saya klik dokter boleh memberikan beberapa solusi Terima kasih Mira

dr. Atika

Dijawab Oleh:

dr. Atika

Terima kasih telah bertanya di KlikDokter.com,

Kemungkinan gangguan tidur yang menyebabkan Anda ingin tidur terus menerus tersebut adalah akibat stres yang Anda alami. Tidak dimungkiri, sebagai pribadi yang masih aktif dan produktif, stres adalah rintangan yang harus dihadapi dan ditanggapi. Namun mengatasi stres pun tidak semudah membalikkan telapak tangan.

Stres yang tidak ditangani dengan baik dapat mengurangi semangat bekerja, dan membuat seseorang menunda atau bahkan menghindari kegiatan yang menjadi kewajibannya. Akibatnya, terjadilah stres berkepanjangan.

Bila dibiarkan, stres berkepanjangan dapat berujung pada depresi. Depresi itu sendiri bisa memicu gangguan mental, yang berdampak lebih buruk daripada stres.

Pada awalnya Anda bisa jadi hanya merasa stres. Lalu lambat-laun menjadi murung, kinerja menurun, sulit berkonsentrasi, sulit tidur dan makan, dan bahkan muncul keinginan untuk menyakiti diri hingga bunuh diri. Itu artinya depresi sudah mulai menyerang.

Jika Anda ingin terhindar dari hal mengerikan tersebut, ini yang perlu dilakukan:

Sempatkan diri untuk melakukan hobi Anda

Jadwalkan hari libur rutin dan manfaatkan waktu cuti untuk melakukan hal yang menyenangkan

Mencari akar masalah yang Anda hadapi. Kemudian, segera cari jalan keluarnya.

Prioritaskan waktu Anda bersama keluarga atau orang yang Anda sayangi.

Merenung, berdoa, atau beribadah pada Sang Pencipta merupakan cara terbaik untuk melepaskan diri dari stres berkepanjangan.

Jika cara di atas belum mampu mengatasi stres dan depresi yang Anda alami, jangan ragu untuk segera berkunjung ke psikiater atau psikolog.

Demikian informasi yang dapat kami berikan. Terima kasih.

 

0 Komentar

Belum ada komentar