Sukses

Haid Sampai 20 Hari

18 Sep 2018, 06:17 WIB
Wanita, 20 tahun.

Dok saya mau tanya, haid saya jangka waktu 21 hari kadang 20 hari, itu normal ga ya?? Dan pantangan saat haid untuk makan dan minum apa saja?

Terima kasih telah bertanya seputar haid berlebihan melalui fitur Tanya Dokter.

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Siklus menstruasi normalnya berkisar antara 21-35 hari dan berlangsung selama 3-7 hari. Oligomenorea adalah suatu keadaan dimana siklus menstruasi memanjang lebih dari 35 hari. Sedangkan siklus menstruasi kurang dari 21 hari disebut polimenore. Menorrhagia adalah kondisi dimana darah haid berlebihan, sedangkan metrorhagia adalah kondisi dimana siklus haid tidak teratur, kadang satu bulan bisa 2 kali, kadang 1 kali, bisa juga 3 kali.

Kondisi haid Anda yang memanjang selama 20 hari, disebut sebagai menorrhagia. Penderita menoragia dapat mengalami beberapa gejala seperti:

pasien perlu mengganti pembalut hampir setiap jam selama beberapa hari berturut-turutperlunya mengganti pembalut di malam hari atau pembalut ganda di malam harimenstruasi berlangsung lebih dari 7 haridarah menstruasi dapat berupa gumpalan-gumpalan darahterdapat tanda-tanda anemia, seperti napas lebih pendek, mudah lelah, pucat, kurang konsentrasi, dll.Terdapat beberapa kemungkinan yang dapat menyebabkan menorrhagia, yaitu:

Adanya Kelainan OrganikInfeksi saluran reproduksi, kelainan koagulasi (misal : akibat Von Willebrand Disease, kekurangan protrombin, idiopatik trombositopenia purpura (ITP), dll), disfungsi organ yang menyebabkan terjadinya menoragia seperti gagal hepar atau gagal ginjal. Penyakit hati kronik dapat menyebabkan gangguan dalam menghasilkan faktor pembekuan darah dan menurunkan hormon estrogen.

Kelainan Hormon EndokrinMisal akibat kelainan kelenjar tiroid dan kelenjar adrenal, tumor pituitari, siklus anovulasi, Sindrome Polikistik Ovarium (PCOS), kegemukan, dll

Kelainan Anatomi RahimSeperti adanya mioma uteri, polip endometrium, hiperplasia endometrium, kanker dinding rahim dan lain sebagainya.

IatrogenikMisal akibat pemakaian IUD, hormon steroid, obat-obatan kemoterapi, obat-obatan anti-inflamasidan obat-obatan antikoagulan.

Pengobatan menorrhagia sangat tergantung kepada penyebabnya. Untuk memastikan penyebabnya, dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan seperti pemeriksaan darah, tes pap smear, biopsi dinding rahim, pemeriksaan USG, dan lain sebagainya. Jika menoragia diikuti oleh adanya anemia, maka zat besi perlu diberikan untuk menormalkan jumlah hemoglobin darah. Terapi zat besi perlu diberikan untuk periode waktu tertentu untuk menggantikan cadangan zat besi dalam tubuh. Selain itu, menorrhagia juga dapat diterapi dengan pemberian hormon dari luar, terutama untuk menorrhagia yang disebabkan oleh gangguan keseimbangan hormonal. Terapi hormonal yang diberikan iasanya berupa obat kontrasepsi kombinasi atau pill kontrasepsi yang hanya mengandung progesteron.

Menorrhagia yang terjadi akibat adanya mioma dapat diterapi dengan melakukan terapi hormonal atau dengan pengangkatan mioma dalam rahim baik dengan kuretase ataupun dengan tindakan operasi.

Untuk mengetahui secara pasti kondisi yang mendasari keluhan Anda, kami sarankan untuk konsultasikan diri ke dokter spesialis kebidanan dan kandungan.

Demikian informasi yang dapat kami berikan mengenai haid berlebihan. Semoga bermanfaat.

 

Salam sehat.

0 Komentar

Belum ada komentar