Sukses

Asam Folat dalam Kehamilan

15 Sep 2018, 09:18 WIB
Wanita, 27 tahun.

Selamat pagi Dok, Saya Karina lagi hamil 34weeks bulan saat ini. Saya mau tanya, sewaktu saya hamil 2 atau 3 bulan lalu saya sempat dikasih dokter spog vitamin folavit 2 kali sehari yg asam folatnya 400mikrogram, krna saya sebelumnya diberi obat folamil gold jadi saya minum jg waktu itu, dosis nya 1miligram (berarti dalam sehari saya konsumsi 1,8mg asam folat selama 2 minggu) Lalu setelah 2 minggu saya baru sadar bahwa asam folat tidak boleh berlebih. Yg ingin saya tanyakan, apakah saya konsumsi asamfolat 1,8 mg yg selama 2 minggu itu termasuk berlebihan dan akan berbahaya bagi janin saya nanti ? Mohon jawabannya yah dok, karna ini termasuk kekhawatiran saya Terima kasih Karina, 27thn

Pada ibu hamil, kekurangan asam folat dapat menimbulkan beberapa risiko bagi janin, antara lain:

Neural tuba defect

Neural tuba defect atau cacat bawaan yang timbul akibat tidak sempurnanya penutupan neural tube(tabung saraf) selama pertumbuhan embrional. Cacat bawaan yang dapat timbul, misalnya masalah kecacatan pada otak (anencephaly), ataupun masalah tulang belakang janin, seperti spina bifida.

Anencephaly adalah gangguan cephalic yang dihasilkan dari cacat pada tabung saraf yang terjadi pada waktu rostral (kepala) bagian akhir dari tabung saraf gagal menutup. Hal ini biasanya terjadi pada 23 dan 26 hari setelah terjadinya pembuahan. Terjadinya hal ini membuat sebagian besar dari otak, tengkorak dan kulit kepala tidak ada.

Spina bifida adalah cacat lahir yang ditandai dengan terbentuknya celah pada tulang belakang bayi.

Centers for Disease Control and Prevention (CDC) melaporkan bahwa wanita yang mengonsumsi asam folat secara rutin selama 1 bulan sebelum terjadi pembuahan dan selama kehamilan akan mengurangi risiko terjadinya kelainan neural tuba sebanyak 50-70%.

Anemia

Asam folat bersama dengan vitamin B12 membentuk sel darah merah, jadi kekurangan asupan asam folat dapat memicu terjadinya anemia.

Berat badan janin lahir rendah

Kurangnya asupan asam folat dapat menyebabkan gangguan metabolik, misalnya peningkatan homosistein di dalam darah yang dapat memicu komplikasi kehamilan seperti preeklampsia bagi ibu, keguguran dan berat badan lahir rendah pada janin.

Homosistein adalah asam amino mengandung sulfur yang terdapat dalam plasma darah. Homosistein terbentuk secara alami dalam tubuh, namun zat ini dapat menyebabkan masalah kesehatan jika kadarnya terlalu banyak di dalam tubuh. Proses metabolik untuk memecah homosistein membutuhkan adanya vitamin B9 (asam folat), vitamin B6 dan vitamin B12 sehingga kadarnya akan meningkat jika asupan ketiga vitamin tersebut tidak tercukupi.

Di samping itu, penelitian yang dipublikasikan oleh Journal of the American Medical Associationmenerangkan bahwa wanita yang kurang mendapatkan asupan asam folat berisiko mengalami keguguran sebanyak 50%.

Selain beberapa risiko kekurangan asam folat yang sudah dijelaskan di atas, terdapat beberapa risiko lain akibat kurangnya asupan asam folat, misalnya:

  • Bibir sumbing dan kelainan palatum
  • Gangguan jantung
  • Gangguan perkembangan plasenta
  • Retardasi mental

Perlu Anda ketahui, jumlah asam folat yang dibutuhkan ibu hamil adalah sebanyak 600-800 mikrogram setiap harinya untuk mencegah terjadinya kecacatan, masalah tulang belakang, dan gangguan otak janin. Sedangkan untuk persiapan kehamilan, jumlah asupan asam folat yang disarankan adalah sebanyak 400 mikrogram.

Anda dapat menemukan asam folat dari bahan makanan yang ada, misalnya sayur bayam, bit, kubis, brokoli, asparagus, seledri, jagung, kaelan, buah pisang, jeruk, tomat, melon, stroberi, pepaya, kacang-kacangan, ikan salmon dan hati ayam. Selain itu, asupan asam folat juga bisa Anda dapakan dari suplemen yang dijual bebas di pasaran.

Kelebihan asam folat merupakan suatu hal yang jarang terjadi, karena kelebihan vitamin ini akan dibuang bersama keluarnya urine dalam tubuh. Pada beberapa kasus kelebihan folat terdapat keluhan berupa :

  • Mengganggu asupan vitamin B12
  • Sulit tidur
  • Ruam kulit
  • Kesemutan, mati rasa
  • Mual
  • Mudah lelah, dsb

Baca juga: Ini yang Terjadi Saat Anda Kelebihan Asam Folat

Demikian yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat

0 Komentar

Belum ada komentar