Sukses

MRI Spondylosis Lumbalis

14 Sep 2018, 13:02 WIB
Pria, 64 tahun.

Ini data orang tua saya. Orang tua saya sudah mengikuti MRI Lumboscaral dengan hasil kesimpulan : 1. Spondylosis lumbalis 2. Degenerasi discus intervertebra lumbalis dengan annular tear discusnya 3. Mild bulging disc L-3/4 ke posterior menyebabkan penyempitan pada resesus lateral kanan dan kiri 4. Bulging disc L-4/5 ke posterior menyebabkan moderate canal stenosis dan menyempitkan resesus lateral kanan dan kiri Bisa di bantu Bapak/Ibu Dokter, saya tidak mengerti 4 poin di atas. Jika ada saran kepada bapak saya, saya akan sangat terbantu. Salam.

Terima kasih telah bertanya tentang spondilosis lumbalis melalui fitur Tanya Dokter

Dalam istilah medis degenerasi vertebrae lumbal dalam istilah medis dinamakan spondilosis. Secara umum Spondilosis adalah degenerasi tulang rawan sendi pada tulang belakang. Hal ini menyebabkan robekan pada anulus diskus intervertebra dan terjadinya herniasi nukleus pulposus sehingga menyebabkan penonjolan diskus lumbal 3, 4, 5 (L 3, 4, 5) dan menekan saraf yang melewatinya, sehingga gejala yang muncul berupa nyeri kronik dan biasanya hebat pada lokasi penjepitan saraf, kesemutan/baal, nyeri dapat menjalar ke paha/kaki, gangguan buang air kecil/disfungsi seksual, sampai kelemahan anggota tubuh/kelumpuhan. Nyeri biasanya dipicu oleh perubahan posisi tubuh, membungkuk, batuk, mengejan, mengangkat beban, atau suhu dingin.

HNP (Hernia Nucleosus Pulposus) atau saraf terjepit perlu ditangani secara serius karena jika tidak ditangani secara serius maka dapat mengakibatkan komplikasi yang tidak diinginkan.

Terapi konservatif

  • Bed rest 3-6 minggu + obat anti nyeri
  • Pasien harus tidur di atas kasur yang keras, berlapis papan di bawahnya supaya kasur tidak melengkung selama beberapa minggu sampai 3 bulan.
  • Fisioterapi
  • Bila nyeri dan keluhan subyektif menghilang, maka mobilisasi dapat dilakukan lambat laun untuk kemudian dbantu dengan ‘braces’, ‘corset’ atau ‘belt’Terapi operatif:

Operasi bertujuan untuk menghilangkan penekanan dan iritasi pada saraf sehingga nyeri dan gangguan fungsi akan hilang. Harus dilakukan terutama jika sudah ada kelainan neurologik yang semakin memburuk. Jika tidak ada perbaikan maka Anda perlu mengunjungi dokter spesialis saraf atau dokter spesialis bedah syaraf untuk mengetahui kondisi penjepitan saraf Anda saat ini, apakah mengalami perburukan atau tidak, dan apakah perlu dilakukan tindakan pembedahan atau tidak untuk membebaskan penjepitan saraf Anda.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

1 Komentar

  • arj******pubolon

    Terimakasih untuk Penjelasannya, Dokter. Meski saya kurang mengerti istilah-istilah yang dipakai, tetapi saya memahami : saya harus serius untuk memperhatikan masalah kesehatan ini. Terimakasih banyak. Salam.