Sukses

Bengkak Setelah Imunisasi

14 Sep 2018, 06:59 WIB
Wanita, 32 tahun.

Malam dok, anak saya imunisasi dpt 1, sudah 1 minggu paha nya kok bengkak ya pas bagian yg di suntik, apakah ini aman dan bisa hilang dok? Anak tidak rewel dan tidak demam

Terimakasih Anda telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.com

Kami memahami kekhawatiran Anda, namun dapatkah kami tahu imunisasi apa yang telah diberikan kepada anak Anda? Namun dari keluhan yang Anda berikan anak Anda menderita KIPI (kejadian Ikutan Paska munisasi). KIPI ialah gejala-gejala yang timbul setelah imunisasi, seperti demam, memang dapat terjadi atau tidak. Hal ini bersangkutan dengan daya tahan tubuh anak. Untuk itu Anda tidak perlu terlalu mengkhawatirkan jika anak Anda tidak demam, karena KIPI tidak selalu muncul pada setiap imunisasi. 

Gejala KIPI yang disebabkan induksi vaksin umumnya sudah dapat diprediksi terlebih dahulu karena merupakan reaksi simpang vaksin dan secara klinis biasanya ringan. Walaupun demikian dapat saja terjadi gejala klinis hebat seperti reaksi shock anafilaktik sistemik dengan risiko kematian. Jenis KIPI dapat terbagi atas :

Reaksi Lokal : nyeri di tempat suntikan, bengkak-kemerahan di tempat suntikan, BCG scar

Reaksi Sistemik : demam, ruam kemerahan, konjungtivitis (radang pada selaput mata), pembengkakan kelenjar parotis (kelenjar ludah di daerah rahang bawah), gelisah, lemas

Reaksi Vaksin Berat : Kejang, trombositopenia (penurunan trombosit), Hypotonis hyporensponsive episode (HHE), persistenst insconsolable screaming, reaksi anafilaksis (shock karena alergi), ensefalopati (peradangan pada otak)Untuk memperkecil terjadinya KIPI biasanya diupayakan pencegahan transmisi kuman dengan cara melakukan teknik imunisasi yang benar dan memperhatikan kebersihan dan sterilitas dari proses penyuntikan imunisasi.

Saat ini yang dapat Anda lakukan ialah mengompres bekas suntikan dengan air hangat, dan bila dalam waktu tiga hari tidak mengalami perbaikan maka segera berkonsultasi kepada dokter anak Anda agar mendapatkan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar