Sukses

Belum Pubertas

13 Sep 2018, 16:00 WIB
Pria, 22 tahun.

Hallo dok.saya mau bertanya. Saya laki laki berumur 22tahun..Saya ini sampai Sekarang Belum pubertas Artinya blm numbuh jakun, numbuh bulu bulu halus Bahkan mengeluarkan cairan sperma... You know Lah Kok.. Saya cek di google penyebabnya Karena kekurangan hormon pertumbuhan... Ke spesialis mana kah jika saya untuk berobat? Ambigu antara endokrinologi atau andrologi

Terima kasih telah menggunakan fitur e-konsultasi KlikDokter.

 Kami memahami kekhawatiran Anda. Pada umumnya seorang laki-laki mulai mengalami mimpi basah pada usia sekitar 13-16 tahun. Pada usia 17-18 tahun, 2/3 laki-laki akan mengalami mimpi basah. Mimpi basah sendiri adalah suatu fenomena kedewasaan laki-laki.

Mimpi basah sering dialami oleh remaja laki-laki, yang sekaligus menjadi tanda bahwa ia telah memasuki masa pubertas. Hal ini bisa berupa mimpi yang erotis atau tidak, tergantung dari yang mengalami mimpi itu sendiri. Mimpi basah berfungsi sebagai katup pengaman fisiologis ketegangan seksual. Hal tersebut dicetuskan karena mimpi basah tejadi pada sebagian besar laki-laki lajang; setelah seorang laki-laki menikah (dan mungkin menemukan saluran yang tetap dan memuaskan bagi hasrat badaninya) mimpi basah tersebut biasanya berhenti.

Mimpi basah, secara bertahap akan berkurang frekuensinya pada saat seorang laki-laki berusia dua puluh tahunan dan hanya kadang-kadang saja terjadi pada usia tiga puluhan dan hampir tidak terjadi lagi pada usia empat puluhan. 

Selain mimpi basah, perlu dinilai pertanda pubertas lainnya. Apakah Anda sudah mengalami perubahan suara menjadi berat? Apakah terjadi perubahan ukuran penis dan biji pelir/testis? Bila tidak, bisa jadi ada gangguan hormon yang mendasari keluhan Anda. Untuk pertumbuhan sendiri, biasanya masih bisa berlanjut hingga usia 25 tahun.

Apabila diduga adanya gangguan hormon maka kami menyarankan Anda pergi berobat ke dokter spesialis Andrologi untuk diperiksa lebih lanjut. Mungkin diperlukan juga pemeriksaan laboratorium sebagai penunjang diagnosis.  

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar