Sukses

Radang Paru Pada Bayi

13 Sep 2018, 16:37 WIB
Pria, 27 tahun.

Dok anak saya baru lahir 2 hari ..kata dokternya kena radang paru-paru karena tertelan ketuban saat melahirkan...apakah bisa d sembuh kan Dok ?? terimakasih

dr. Nadia Octavia

Dijawab Oleh:

dr. Nadia Octavia

Terima kasih karena Anda telah menggunakan fasilitas e-Konsultasi Tanya Dokter dari KlikDokter.com.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Pada bayi, radang paru dalam dunia medis dikenal sebagai bronkopneumonia. Bronkopneumonia atau sering disebut pneumonia pada anak-anak merupakan peradangan yang mengenai parenkim (jaringan) paru, pada bagian terjauh dari bronkiolus terminalis yang mencakup bronkiolus respiratorius, dan alveoli, serta menimbulkan konsolidasi (saling menempel) jaringan paru dan gangguan pertukaran gas setempat.

Terjadinya pneumonia bergantung pada banyaknya kuman, tingkat kemudahan dan luasnya daerah paru yang terkena serta daya tahan tubuh. Adapun yang merupakan faktor predisposisi antara lain kebiasaan merokok, pasca infeksi virus, penyakit jantung kronik, diabetes mellitus, keadaan imunodefisiensi, kelainan atau kelemahan struktur organ dada serta penurunan kesadaran.

Gejala dan Tanda

Gejala klinis yang dapat ditemukan dapat ringan, fulminan (berat), bahkan fatal. Adanya demam, batuk nonproduktif (tidak berdahak) ataupun produktif (berdahak) dengan sputum purulen (kekuningan), nyeri dada pleuritik (dipengaruhi oleh pernapasan), menggigil, rigor, serta nafas yang pendek adalah gambaran yang sering ditemukan. Selain itu dapat juga ditemukan pasien dengan keluhan nyeri kepala, mual, muntah, diare, mialgia (nyeri otot), arthralgia (nyeri sendi) serta fatigue (kecapaian).

Tanda-tanda yang sering timbul adalah takipneu (frekuensi bernafas >20x/menit), takikardi (denyut nadi >100x/menit).

Penyebab

Pnemonia disebabkan oleh berbagai mikroorganisme, penyebab terseringnya adalah bakteri (S.pneumonia, H.influenza, S.aureus, P.aeruginosa, M.tuberculosis, M.kansasii, dsb), namun dapat juga disebabkan oleh jamur (P.carinii, C.neoformans, H.capsulatum, C.immitis, A.fumigatus,dsb), protozoa (toksoplasma) serta virus (CMV, herpes simpleks).

Kuman penyebab biasanya berbeda di antara satu daerah dengan daerah lainnya, juga berkaitan dengan interaksi faktor-faktor terjadinya infeksi, cara terjadinya infeksi serta perubahan keadaan pasien seperti gangguan sistem imun, adanya penyakit kronik, polusi lingkungan dan juga penggunaan antibiotik yang tidak tepat.

Infeksi ini disebabkan oleh bakteri (kuman) yang menyerang paru-paru anak. Pemeriksaan yang biasanya dilakukan adalah pemeriksaan rontgen, dapat juga kultur untuk melihat terdapat bakteri apa, serta pemeriksaan darah lengkap.

Pengobatan yang dapat dilakukan adalah :

Beberapa jenis antibiotik yang saya kutip dari Asosiasi Infeksi Anak di Amerika yang telah disetujui oleh CDC (pusat Infeksi dunia) : Semua tergantung dari jenis bakteri yang ditemukan serta kondisi si anak, namun ada beberapa bakteri yang paling sering ditemukan, beberapa antibiotik yang dapat digunakan adalah : amoxicilin, amoxiciln clavulanate, azitromycin, ceftrixaone, cefotaxime, doxycicline, clindamycin.Bila dicurigai disebabkan oleh infeksi virus (terutama pada anak-anak dibawah 2 tahun) maka dapat diberikan obat anti-virusBila sangat sesak, dapat dirawat di rumah sakit, dan diberikan oksigen, serta infus Banyak kasus anak baru sembuh ketika dilakukan uap/nebulizer pada anak.Status gizi juga harus diperhatikan, pemberian vitamin, makan serta minum yang cukupPneumonia atau bronkopneumonia dapat disembuhkan apabila mendapatkan pengobatan yang adekuat. Untuk mendapat pengobatan yang tepat dan adekuat, kami sarankan Anda berkonsultasi dengan dokter spesialis anak. Selain itu Anda juga perlu menghindari paparan asap rokok, asap knalpot kendaraan/polusi, debu dan juga selalu menerapkan pola hidup sehat.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar