Sukses

Seputar Haid Normal

13 Sep 2018, 09:04 WIB
Wanita, 33 tahun.

Dok, Mao tanya.. tgl 06agustus aku kuar haid sehari aja. Sedikit tp ada aliran darahnya. Namun tgl 07september keluar muncul lg haid sedikit lg.. bercampur dgn lendir cairan vagina dok.. itupun pas BAK baru keluar.. apakah itu haid ato flex ya? Uda di hari ke3 cuma kuar sedikit gt aja.. apakah itu flek ato haid ya? Aku juga masi bingung yg dikatakan flek tuh seperti apa sih dok? Tp 2 bulan ini ga ngerasa nyeri2 mao haid.. biasanya kalo haid aku suka ngerasa nyeri. Kenapa ya dok? Wajarkah haid yg sedikit ini?

Terima kasih telah bertanya melalui fitur Tanya Dokter.

Normalnya, siklus haid rata-rata berkisar antara 21–35 hari dengan lama perdarahan 2–8 hari. Biasanya, volume haid adalah 20-60 mL/hari. Secara umum, siklus haid menjadi tidak teratur bila terjadi ketidakseimbangan hormon estrogen dan progesteron.

Berikut adalah enam penyebab haid tidak teratur:

Perubahan hormon

Pada tahun-tahun awal menstruasi atau saat pubertas dan mendekati menopause, ketidakseimbangan hormon umum terjadi. Siklus haid bisa memanjang atau memendek. Darah haid yang keluar pun bisa sedikit atau banyak. Tapi ini bukan hal yang perlu Anda cemaskan.

Penggunaan kontrasepsi

Kontrasepsi hormonal baik dalam bentuk pil, suntikan, dan implan dapat mengganggu siklus haid. Misalnya, timbul flek di antara dua periode haid. Sedangkan alat kontrasepsi dalam rahim (AKDR) atau yang kerap disebut spiral tidak mengganggu siklus haid. Tapi perdarahan bisa menjadi lebih banyak atau menimbulkan nyeri saat haid.

Gaya hidup

Faktor-faktor terkait gaya hidup seperti kekurangan atau kelebihan berat badan secara drastis, olahraga yang berlebihan, dan stres juga dapat memengaruhi keseimbangan hormon dan menyebabkan haid tidak teratur. Begitu pun dengan wanita yang memiliki gangguan makan seperti anoreksia nervosa dan bulimia.

Sindrom ovarium polikistik (SOPK)

Pada penyakit ini, muncul kista-kista kecil (kantong berisi cairan) dalam indung telur (ovarium). Kista-kista ini muncul karena tidak terjadi pelepasan sel telur (ovulasi) pada wanita dengan SOPK. Kista akan menekan kerja estrogen dan progesteron sehingga menimbulkan gangguan haid.

Gangguan dalam rahim

Penyakit radang panggul (PRP) akibat infeksi kandungan dan mioma atau tumor jinak rahim juga dapat menyebabkan haid tidak teratur.

Gangguan hormon tiroid

Meski jarang terjadi, kelebihan atau kekurangan hormon tiroid yang bertanggung jawab terhadap metabolisme tubuh dapat membuat haid tidak teratur. Namun demikian, wanita yang mengalami gangguan haid perlu melakukan pemeriksaan tiroid.

Karena itu, penting untuk mencatat siklus haid Anda secara rutin, agar dapat mengetahui pola haid yang normal. Konsultasikan dengan dokter bila siklus haid berubah disertai tanda-tanda sebagai berikut:

  • Tidak haid selama lebih dari tiga bulan dan Anda tidak hamil.
  • Haid menjadi tidak teratur setelah sekian lama teratur.
  • Perdarahan haid lebih dari tujuh hari.
  • Darah haid lebih banyak dari biasanya yang ditandai dengan mengganti pembalut setiap 1–2 jam sekali.
  • Siklus haid kurang dari 21 hari atau lebih dari 35 hari.
  • Terjadi perdarahan di antara dua siklus haid.
  • Mengalami nyeri perut bawah yang sangat hebat selama haid.

Demikian informasi yang dapat kami berikan. Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar