Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

Verifikasi UmurStop Disini

Pertanyaan - #262375

12 Sep 2018, 12:12 WIB
Pria, 29 tahun.

belum hamil, pernikahan 2 tahun.. mohon solusinya dok?

dr. Melyarna Putri

Dijawab Oleh:

dr. Melyarna Putri

Terima kasih telah bertanya seputar belum hamil melalui fitur Tanya Dokter.

Penyebab sulitnya hamil, bukan hanya dari sisi wanita saja, tetapi faktor suami juga menentukan. Berikut ini adalah penyebab sulit hamil dari sisi wanita dan pria.

Faktor wanita:

  • Pada wanita, ketidaksuburuan dapat terjadi karena adanya infeksi pada vagina
  • Ketidaknormalan kondisi organ reproduksi wanita
  • Tidak normalnya jumlah lendir pada vagina akibat pengaruh hormon sehingga dapat menghambat perjalanan sperma untuk bertemu dengan sel telur.
  • Haid yang tidak teratur

Faktor pria:

  • Ketidaksuburan dapat terjadi akibat tidak normalnya sperma, baik itu bentuknya, jumlahnya, maupun pergerakannya.
  • Dapat juga dikarenakan ketidakmampuan ereksi
  • Proses ejakulasi yang abnormalinfeksi pada organ reproduksi

Banyaknya faktor yang dapat menyebabkan sulitnya hamil, maka sebaiknya konsultasikan diri Anda dan suami ke dokter agar dapat dilakukan pemeriksaan fisik dan juga penunjang, seperti USG, pemeriksaan sperma, untuk mengetahui penyebab sulitnya hamil.

Tips Mendapatkan Keturunan

Untuk mendapatkan keturunan, Anda sebaiknya melakukan hubungan seksual pada waktu yang tepat. Waktu yang tepat untuk berhubungan seksual agar cepat mendapatkan keturunan adalah saat terjadinya ovulasi (masa subur). Ovulasi adalah suatu peristiwa dimana sel telur keluar dari ovarium dan siap untuk dibuahi oleh sperma. Waktu terjadinya ovulasi dapat diperkirakan sekitar 2 minggu sebelum terjadinya menstruasi berikutnya jika haid istri Anda teratur. Setelah dikeluarkan, sel telur dapat bertahan hidup selama 24 jam, sementara sperma yang telah dikeluarkan dapat bertahan hidup 48-72 jam, karena itu dianjurkan Anda melakukan hubungan seksual 2 hari sebelum hingga 2 hari sesudah waktu perkiraan ovulasi. Jika haid istri Anda tidak teratur, untuk menghitung masa subur pada wanita dengan siklus haid tidak teratur harus dilihat dari 6 siklus haid. Catat jumlah hari dalam satu siklus haid selama 6 bulan. Jumlah hari terpendek dalam 6 kali siklus haid dikurangi 18. Hitungan ini menentukan hari pertama masa subur. Jumlah hari terpanjang selama 6 siklus haid dikurangi 11. Hitungan ini menentukan hari terakhir masa subur.

Rumusnya:

Hari pertama masa subur = Jumlah hari terpendek – 18

Hari terakhir masa subur = Jumlah hari terpanjang – 11

Karena itu untuk memperbesar kemungkinan terjadi pembuahan, kami sarankan untuk berhubungan intim teratur, 3-4x/minggu, terutama pada saat terjadinya ovulasi.  

Bila sudah dilakukan hal-hal diatas dan masih belum mendapatkan momongan juga, sebaiknya Anda segera konsultasikan kondisi Anda ke dokter spesialis kebidanan dan kandungan.

Demikian informasi yang dapat kami berikan mengenai belum hamil. Semoga bermanfaat.

 

0 Komentar

Belum ada komentar