Sukses

Batuk tengah malam dan merokok

12 Sep 2018, 11:19 WIB
Wanita, 18 tahun.

Assalamualaikum dok, maaf jika saya bertanya malam" begini, saya ingin tanya dok ayah saya adalah perokok aktif dan sudah cukup lama ia merokok, ayah saya sekarang berusia 52 tahun. Ia merokok kira kira dari umur 20 tahunan dan akhir akhir ini ayah saya sering batuk" tengah malam dok, yang ingin saya tanyakan adalah bagaimana seharusnya yg saya lakukan dok? Apakah itu hanya batuk biasa atau batuk karena rokoknya itu? Jika itu batuk karena rokoknya bagaimana cara untuk pengobatan penyakitnya itu dok? Terimakasih

dr. Adeline Jaclyn

Dijawab Oleh:

dr. Adeline Jaclyn

Terima kasih telah bertanya melalui fitur Tanya Dokter di KlikDokter. 

 

Kami memahami kekhawatiran Anda.   

Apakah batuk terus menerus? Atau hanya di malam hari? Apakah ada sesak, demam, penurunan berat badan, keringat malam, batuk darah, nyeri dada? Apakah ada riwayat asma/alergi/ maag? Sudahkah melakukan pemeriksaan dahak?

Batuk merupakan mekanisme pertahanan tubuh di saluran pernapasan dan merupakan gejala suatu penyakit atau reaksi tubuh terhadap iritasi di tenggorokan karena adanya lendir, makanan, debu, asap, dan sebagainya. Batuk terjadi karena rangsangan tertentu, misalnya debu di reseptor batuk (hidung, saluran pernafasan, telinga). Batuk yang bapak anda alami mungkin termasuk di dalam batuk kronis. Penyebab batuk kronis bermacam-macam, diantaranya adalah:

Alergi (dapat disertai keluhan bersin dipagi hari, gatal-gatal pada tubuh, sesak)

Asma

Infeksi : Tuberkulosis (TBC) ataupun infkesi micoplasma, infkesi sinus

Bronkitis (radang pada bronkus-saluran udara ke paru-paru)

Penyakit paru obstruktif kronik (PPOK)

GERD (Gastro Esophageal Reflux Disease) : Penyakit reflux biasanya disertai keluhan ada rasa panas atau terbakar di daerah ulu hati, mual, muntah ataupun kembung. 

Penggunaan obat tertentu (ACE inhibitor) 

Post Nasal Drip (ada cairan di belakang hidung)

Karena merokok maka bapak anda berisiko terkena penyakit paru obstruktif kronik (PPOK). PPOK terjadi ketika saluran udara dan kantung udara di paru-paru menjadi meradang atau rusak, paling sering disebabkan oleh merokok dan lebih sering terjadi setelah usia 45. Pada penderita PPOK, paru-paru menghasilkan lendir berlebih, yang kemudian tubuh akan secara refleks mencoba untuk membersihkannya dengan batuk. Gejala lainnya berupa sesak napas, napas cepat dan pendek, mudah lelah dengan aktivitas biasa, gejala akan semakin bertambah parah seiring progresifitas penyakit. 

Untuk memastikan sebaiknya bawa Bapak Anda konsultasi langsung ke dokter agar dilakukan wawancara medis mendetail dan pemeriksaan fisik yang berkaitan dengan keluhan Anda.

Demikianlah jawaban yang dapat kami berikan. Semoga bermanfaat. 

 

Salam sehat.

0 Komentar

Belum ada komentar