Sukses

Blighted ovum

11 Sep 2018, 22:49 WIB
Wanita, 22 tahun.

saya mau tanya dok, ini hamil pertama. HPHT saya 1 Juli 2018 dg siklus 30 hari. tidak pernah ada riwayat terlambat haid. tgl 3 agustus 2018 tespack hasilny positif. tgl 5 agustus 2018 saya ngeflek, kmd cek di bidan sudah ada kantongnya dan bentuknya masih sempurna. saya diberi premaston dan disarankna bedrest. stlh 4 hari fleknya selesai. flek muncul lg tgl 17 agustus 2018 saya cek ke dokter spesialis tgl 19 agustus 2018 dan USG transvaginal terlihat letak perdarahannya di samping kantung. janin terlihat tp blm ada detak jantungnya tgl 25 Agustus 2018 saya cek lg dan USG transvaginal kantongny terlihat dg ukuran 1,9 cm tp kosong. dokter menyarankna untuk crk lg 1-2 minggu jika masih kosong bisa jadi itu BO tgl 5 september 2018 saya cek lg krn flek sedikit, dengan USG luar kantong masih kosong. dokter bilang janinnya tidak berkembang. usianya 9 minggu (bahkan teman saya yg bidan stlh melihat haisl USG menyatakan bahwa kantongnya sudah tidak ada) yg ingin saya tanyakan apakah USG terakhir tidak terlihat krn bukan transvaginal dan dokter sempat kesulitan saat USG tsb apakah masih ada kemungkinan janin saya berkembang? dokter terakhir menyatakan saya boleh menunggu maksimal 10 hari untuk melihat perkembangannya jika tidak berkembang apakah saya cukup mengkonsumsi obat atau perlu di kuret? seberapa pentingnya proses kuret di bansing hanya mengkonsumsi obat? terima kasih jawabannya. maaf terlalu panjang

dr. Adeline Jaclyn

Dijawab Oleh:

dr. Adeline Jaclyn

Terima kasih telah bertanya melalui fitur Tanya Dokter di KlikDokter. 

 

Kami memahami kekhawatiran Anda.   

Blighted ovum atau kehamilan kosong terjadi ketika sel telur yang dibuahi tertanam dalam rahim, namun tidak berkembang menjadi embrio. Pada saat terjadi pembuahan, sel-sel tetap membentuk kantung ketuban, plasenta, namun telur yang telah dibuahi (konsepsi) tidak berkembang menjadi sebuah embrio, hal ini juga disebut sebagai kehamilan anembryonic dan merupakan penyebab utama kegagalan awal kehamilan atau keguguran.

Blighted ovum didiagnosis berdasarkan hasil pemeriksaan ultrasonografi (USG) dimana dokter menemukan adanya kehamilan kosong di dalam rahim. Meski tidak ada janin, blighted ovum bisa membuat seorang wanita merasa hamil sungguhan, karena memang kantung kehamilan berkembang seperti biasa. Ibu memang mengalami beberapa gejala kehamilan, seperti menstruasi terhenti, mengalami mual dan muntah, perut makin membesar dan payudara mengeras. Bahkan hasil pemeriksaan air seni melalui test pack maupun laboratorium, bisa saja menunjukkan hasil positif, namun juga bisa negatif.

Pada kehamilan normal perkembangan janin dapat terlihat pada pemeriksaan USG transvaginal sekitar umur 5-6 minggu, sedangkan pada pemeriksaan USG abdomen terlihat pada usia kehamilan 6-7 minggu. Diagnosa Kehamilan kosong akan terdeteksi jika pada saat kehamilan 8 minggu dilakukan pemeriksaan USG abdomen dan di dalam kantung janin tidak terdapat embrio atau tidak adanya detak jantung janin pada saat pemeriksaan Doppler. Jika hasil USG di usia 8 minggu sudah terdeteksi dan tidak ditemukan adanya perdarahan pervaginal, biasanya dokter akan memberikan pilihan untuk menunggu beberapa hari atau minggu untuk mengulang pemeriksaan USG kembali agar tidak terjadi adanya salah diagnosa kehamilan kosong. 50 % penyebab terjadinya keguguran di trimester pertama adalah kehamilan kosong.

Jika telah didiagnosis blighted ovum, maka tindakan selanjutnya adalah mengeluarkan hasil konsepsi dari rahim (kuretase). Hasil kuretase akan dianalisa untuk memastikan apa penyebab Blighted ovum lalu mengatasi penyebabnya untuk mempersiapkan kehamilan berikutnya. Jika penyebabnya infeksi maka dapat diobati agar tidak berulang. Jika penyebabnya antibodi maka dapat dilakukan program imunoterapi sehingga kelak dapat hamil sungguhan – disarankan agar tidak hamil dulu selama 3 bulan pascakuret agar rahim benar-benar sehat.

Penyebab dari blighted ovum sampai saat ini belum diketahui secara pasti. Namun, beberapa faktor yang diduga berperan di antaranya:

Hampir 60% blighted ovum (kehamilan kosong) disebabkan adanya kelainan kromosom dalam proses pembuahan sel telur dan sel sperma.

Infeksi rubella, infeksi TORCH, kelainan imunologi, dan sakit kencing manis/diabetes melitus yang tidak terkontrol.

Semakin tua usia istri dan suami serta semakin banyak jumlah anak yang dimiliki juga dapat memperbesar peluang terjadinya kehamilan kosong. Hal itu disebabkan karena kualitas sperma atau ovum menjadi turun. Rendahnya kadar hormon pembentuk placenta beta HCG (Human Chorionic Gonadotropin) serta faktor imunologis (terbentuknya antibodi terhadap janin) streptokokus

Pembelahan sel yang abnormal

Kami sangat menyarankan Anda untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis kandungan dan kebidanan guna dilakukan untuk menentukan diagnosis dan penanganan yang sesuai bagi Anda.

Demikianlah jawaban yang dapat kami berikan. Semoga bermanfaat. 

 

Salam sehat.

0 Komentar

Belum ada komentar