Sukses

Mengatasi Jerawat di Wajah dan Punggung

10 Sep 2018, 23:13 WIB
Pria, 24 tahun.

selamat siang , saya punya masalah terhadap kulit saya mulai umur 21 th sampai sekarang , banyak yang saya coba untuk menyembuhkan jerawat sampai pindah ke dokter sana sini . hasilnya di awal bagus tapi sesudah itu jerawat tetap muncul . jewarawat tak cuman muncul di kulit wajah tapi muncul di area punggung dan dada jerawat merah besar dan bernanah hampir disebagian muka saya . jerawat terasa panas , gatal keadaan semakin menjadi saat saya haid , bagaimana cara menangani hal ini ya dok ?

Terima kasih telah bertanya seputar jerawat melalui fitur Tanya Dokter

Penyebab pasti terjadinya jerawat pada kulit belum diketahui, namun terdapat berbagai faktor yang dapat berkaitan dengan penyakit ini: 

1. Stres

2. Faktor hormonal. Salah satu faktor penting yang menyebabkan timbulnya jerawat adalah meningkatnya produksi hormon testosteron, yang dimiliki oleh tubuh pria maupun wanita. Hormon testosteron yang terdapatdalam tubuh pria maupun wanita memicu timbulnya jerawat dengan merangsang kelenjar minyak (sebaceous gland) untuk memproduksi minyak kulit (sebum) secara berlebihan.

3.Kelenjar minyak yang terlalu aktif.

4.Keturunan dari orang tua.

5. Bakteri pada pori-pori kulit.

Maka dari itu, pengobatan jerawat juga perlu memperhatikan faktor-faktor yang tertera di. Jerawat dapat timbul kembali jika faktor-faktor di atas tidak dapat dikontrol dengan baik. Kondisi kulit berminyak merupakan jenis kulit yang cenderung mengalami jerawat. Selainpengobatannya yang membutuhkan kesabaran, juga memerlukan pengendalian dari pola makan, kebiasaan membersihkan wajah, pengendalian stres, dan sebagainya.

Pengobatan jerawat didasarkan dengan cara mengurangi produksi minyak,melawan infeksi bakteri, mempercepat pergantian sel kulit dan mengurangi peradangan. Sebagian besar obat-obatan jerawat belum memberikan hasil dalam 4-6 minggu pertama. Pengobatan yang diberikan dapat termasuk pengobatan luar dan juga obat-obatan minum.

Memang pengobatannya membutuhkan jangka waktu lama dan kesabaran. Kami sarankan agar tidak berganti-ganti dokter karena penanganan kulit berjerawat memang membutuhkan waktu yang lama sehingga perlu pemantauan dan kesabaran. Jika berganti-ganti dokter, maka setiap dokter baru biasanya akan memulai pengobatan dari awal lagi. Selain dari obat-obatanluar dan obat-obatan minum, Anda juga perlu memperhatikan diet dan  kebersihan wajah.

Bekas jerawat dapat dihilangkan dengan beberapa cara, misalnya denganterapi laser, dermabrasi, dan sebagainya. Namun, penanganan bekas jerawat ini sangat tergantung dari luas serta kedalaman bekas jerawat. Pada keadaan ringan, bekas jerawat dapat memudar hanya dengan pemberian hidrokuinon 2% (termasuk dalam dosis aman) hanya tepat pada daerah bekasjerawat. Selain itu, bekas jerawat juga dapat disamarkan dengan cara pemberian krim malam yang umumnya mengandung asam retinoat yang diresepkan oleh dokter spesialis kulit dan kelamin. Kemudian cara lain yang dapat memudarkan atau bahkan menghilangkan bekas jerawat yaitu prosedur chemical peeling. Kedua prosedur tersebut (krim malam yang mengandung asam retinoat dan chemical peeling) bekerja dengan cara mempercepat proses regenerasi kulit, sehingga sel-sel kulit baru akan lebih cepat timbul. 

Namun, sebaiknya sebelum memilih dan melakukan prosedur tersebut, kulit Anda akan dianalisa terlebih dahulu seperti kedalaman bekas jerawat, jenis kulit, dan adanya reaksi alergi. Setelah itu, baru dipilihkan jenis cairan kimia dan konsentrasi/ kekuatan yang sesuai untuk kondisi kulit Anda. Kami menyarankan Anda untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit dan kelamin untuk menganalisa faktor-faktor yang dapat menyebabkan jerawat pada wajah Anda.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar