Sukses

Kulit Kepala Bersisik
10 Sep 2018, 23:09 WIB
Pria, 31 tahun.

Selmat siang dok.saya mau tanya kulit di sekitar kepala.kenapa ya kalo hbis mandi kulit saya kya kering bersisik.apalagi klo pas di tempat yg berhawa dingin.pasti kering bersisik sperti ketombe.di pipi.telinga.sama kulit kepala dok.apakah ini penyakit kronis pa bukan dok.trima kasih atas jwbnya.

Terimakasih telah bertanya menggunakan fitur Tanya Dokter di KlikDokter.

Dalam dunia medis ada yang dikenal dengan istilah dermatitis seboroik, kondisi kulit yang bersisik, merah dan memiliki banyak ketombe. Kendati paling banyak menyerang kulit kepala, dermatitis seboroik juga dapat menyerang bagian tubuh lain yang kaya akan kelenjar minyak, seperti wajah, dada bagian atas dan punggung. Kondisi ini tidak berpengaruh pada status kesehatan secara keseluruhan dan bukan tanda bahwa seseorang memiliki kualitas kebersihan yang rendah.

Berikut adalah kumpulan gejala dermatitis seboroik yang sering dikeluhkan:

  • Terdapat serpihan kulit atau ketombe pada kulit kepala, rambut, alis, janggut dan atau kumis
  • Bercak pada kulit berminyak yang ditutupi dengan serpihan putih / kuning / kerak pada daerah kepala, telinga, wajah, dada, ketiak, skrotum atau bagian lain dari tubuh
  • Kulit merah
  • Kulit kelopak mata merah atau mengeras (blepharitis)
  • Gatal atau timbul sensasi menyengat.

Apakah Anda memiliki satu atau lebih dari gejala di atas?

Terapi dermatitis seboroik memang memerlukan kesabaran, karena gejala akan terus datang dan pergi, perlu pengulangan serta membutuhkan waktu yang cukup lama. Berikut adalah beberapa langkah terapi yang dapat dilakukan secara mandiri di rumah :

  • Cuci rambut dengan shampo anti ketombe yang mengandung pyrithione zinc atau selenium setiap hari. Secara bergantian, gunakan pula shampo anti jamur yang mengandung ketokonazol dengan frekuensi 2 kali seminggu. Jenis shampo lain yang dapat digunakan setiap hari adalah produk yang mengandung tar dan salicylic acid. Kombinasikan beberapa produk shampo, karena penggunaan satu macam produk dalam jangka waktu yang lama dapat mengurangi efektifitas terapi
  • Biarkan shampo beberapa saat ketika mencuci rambut untuk memberikan waktu bekerjanya zat yang terkandung di dalamnya. Paparkan produk pada wajah, telinga dan dada apabila daerah kulit ini juga menunjukkan adanya kondisi dermatitis seboroik
  • Oleskan minyak zaitun pada kulit yang terkena, termasuk kulit kepala. Tunggu selama satu jam sebelum dibasuh dengan air, dan dicuci dengan shampo / sabun
  • Bersihkan kulit secara rutin, pastikan tidak ada elemen shampo / sabun yang tertinggal. Hindari penggunaan sabun yang bersifat iritatif dan oleskan pelembab setelah mandi
  • Oleskan salep kortikoteroid ringan dan atau anti jamur
  • Hindari segala macam produk yang mengandung alcohol
  • Kenakan pakaian dengan bahan lembut seperti katun

Atau kemungkinan juga Anda menderita psoriasis vulgaris. Psoriasis adalah penyakit peradangan pada kulit yang bersifat kronis, dimana penderitanya mengalami pergantian kulit yang terlalu cepat. Penyakit ini terkadang hilang timbul, tidak mengancam jiwa, namun dapat menurunkan kualitas hidup karena dapat membuat penderitanya menjadi kurang percaya diri bila tidak dirawat dengan baik. Psoriasis tidak menular namun dapat diturunkan secara genetik. Peneliti menyatakan penyakit ini dapat disebabkan oleh karena kelainan kekebalan tubuh. Namun, sampai saat ini penyakit psoriasis belum diketahui penyebabnya secara pasti, sehingga belum ada pengobatan yang dapat menyembuhkan secara total penyakit psoriasis.

Psoriasis dihubungkan dengan sistem kekebalan tubuh, yang dipengaruhi terutama oleh sel T (salah satu jenis sel darah putih). Pada orang normal, Sel T akan membantu pertahanan tubuh dengan menyerang bakteri ato VIRUS . Pada penderita psoriasis, Sel T akan menyerang sel kulit yang sehat, sehingga untuk mengatasinya, tubuh akan meningkatkan pembentukan sel kulit yang sehat. Yang terjadi adalah, siklus pembentukan sel kulit baru yang terlalu cepat. Berbeda dengan pergantian kulit pada manusia normal yang biasanya berlangsung selama tiga samapai empat minggu, proses pergantian kulit pada penderita psoriasis berlangsung secara cepat yaitu sekitar 2-4 hari, bahkan bisa terjadi lebih cepat, sehingga akan menyebabkan pembentukan kulit yang tebal dan bersisik.

Psoriasis biasanya diawali atau diperburuk oleh faktor pencetus yang kita ketahui dan dapat dihindari. Faktor pencetusnya antara lain:

  • Infeksi, contohnya infeksi pada faring
  • Luka pada kulit, seperti tergores, gigitan serangga atau terbakar
  • Stress berlebihan
  • Cuaca dingin
  • Merokok
  • Minum alkohol berlebihan

Sampai saat ini belum ada obat yang dapat menyembuhkan psoriasis secara total. Semua pengobatan yang ada hanya dapat menekan gejala psoriasis, memperbaiki keadaan kulit, mengurangi rasa gatalnya. Sebagian besar penderita tidak pernah mencapai suatu keadaan sembuh yang bebas pengobatan sehingga penderita psoriasis tidak bisa berhenti dari pengobatan, ada pengobatan lanjutan sebagai pemeliharaan yang diberikan dalam jangka waktu lama untuk mempertahankan kondisi dan juga untuk mengontrol kelainan kulit yang baru.

Hal lain yang harus diperhatikan sebelum memilih pengobatan psoriasis adalah derajat keparahan yang diderita. Juga lokasi penyakit, tipe, usia dan jenis kelamin juga riwayat kesehatan penderita. Langkah pertama yang dilakukan adalah pengobatan luar (topical). Langkah ini dapat dilakukan untuk penderita psoriasis ringan dengan luas kelainan kulit kurang dari 5 persen. Obat yang bisa digunakan antara lain ter batubara, kortikosteroid, calcipotriol, antralim, retinoid topical (tazaroten), asam salisilat, pimekrolimus, emolien dan keratolitik. Langkah kedua atau fototerapi biasanya dipakai untuk mengobati psoriasis yang berhasil dengan pengobatan topical. Langkah ketiga adalah pengobatan sistemik, yaitu obat yang dimakan atau dimasukkan melalui suntik. Obat tersebut akan diserap dan masuk ke dalam aliran darah kemudian tersebar ke seluruh tubuh. Obat-obat yang bisa digunakan antara lain retinoid, metotreksat, siklosporin, azatiophrine .

Bagaimanapun juga Kami sarankan Anda berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit dan kelamin untuk diagnosis dan penatalaksanaan yang sesuai dengan kondisi anda saat ini, karena diagnosis dapat ditegakan hanya dengan pemeriksaan fisis pada kulit kepala anda.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar