Sukses

Pertanyaan - #261922

10 Sep 2018, 09:30 WIB
Wanita, 21 tahun.

dok saya mahasiswi dari salah satu univ di bandung mau nanya, saya sudah 3 minggu lebih batuk tidak sembuh2 kemungkinan besar saya alergi, hanya saja 5 hari yg lalu tb tb ada rasa nyeri dan memar di dalam sekitar pinggang kiri, kira kira kenapa ya dok? dibuat jalan duduk tidur tetap sakit, sedikit ditekan juga sakit, sebelumnya saya ada riwayat infeksi saluran kencing akibat kurang minum air putih dan riwayat maag, apakah saya kemungkinan sakit ginjal dok? help me :(

dr. Melyarna Putri

Dijawab Oleh:

dr. Melyarna Putri

Terima kasih telah menggunakan fitur Tanya Dokter di KlikDokter.com

Kami mengerti kekhawatiran Anda. Pada dasarnya batuk merupakan mekanisme pertahanan tubuh di saluran pernapasan dan merupakan gejala suatu penyakit atau reaksi tubuh terhadap iritasi di tenggorokan karena adanya lendir, makanan, debu, asap, dan sebagainya. Batuk terjadi karena rangsangan tertentu, misalnya debu di reseptor batuk (hidung, saluran pernafasan, telinga). Batuk yang Anda alami termasuk di dalam batuk kronis. Penyebab batuk kronis bermacam-macam, diantaranya adalah:

  • Alergi (dapat disertai keluhan bersin dipagi hari, gatal-gatal pada tubuh, sesak)
  • Asma
  • Infeksi : Tuberkulosis (TBC) ataupun infeksi micoplasma, infkesi sinus
  • Bronkitis (radang pada bronkus-saluran udara ke paru-paru)
  • GERD (Gastro Esophageal Reflux Disease) : Penyakit reflux biasanya disertai keluhan ada rasa panas atau terbakar di daerah ulu hati, mual, muntah ataupun kembung.
  • Penggunaan obat tertentu (ACE inhibitor)
  • Post Nasal Drip (ada cairan di belakang hidung)

Jika belum melakukan pemeriksaan dahak, coba lakukan pemeriksaan sputum BTA. Kami menganjurkan agar sebaiknya Anda konsultasi ke dokter spesialis penyakit dalam atau spesialis paru.

Untuk keluhan memar pada pinggang Anda, apakah ada riwayat terbentur? Adanya perdarahan di bawah kulit dapat timbul akibat pecahnya pembuluh darah kecil di bawah kulit yang terjadi akibat beberapa hal, diantaranya :

Akibat trauma / benturan terhadap benda keras. Terkadang dalam keadaan tidak sadar (misal tidur), seseorang sering mengalami benturan terhadap benda-benda keras disekitarnya sehingga timbul lebam pada kulit yang akan menghilang dengan sendirinya dalam beberapa hari.

Adanya trombositopenia (jumlah trombosit darah yang rendah) akibat adanya infeksi virus seperti pada demam berdarah

Akibat adanya kelainan darah yang lain, seperti purpura trombositopenia idiopatik, leukimia, dll

Memar pada tubuh tanpa ada trauma yang mendahului dapat disebabkan oleh beberapa hal, namun penyebab yang paling banyak pada wanita dewasa adalah ITP (Idiopatik Trombositopenia Purpura), penyakit autoimun yang menyebabkan penurunan jumlah trombosit karena sebab yang tidak diketahui. ITP dapat dibagi menjadi akut dan kronik. Kelainan akut biasanya sembuh sendiri dalam 6 bulan, sedangkan ITP kronik, sering ditemukan pada usia < 1 tahun atau > 10 tahun.

Pada umumnya ITP dihubungkan dengan kelainan imun yang umum, dan biasanya didahului oleh infeksi bakteri atau virus (misalnya rubella, rubeola, varisela, dan sebagainya), atau setelah vaksinasi dengan virus hidup 1-3 minggu sebelum turunnya jumlah trombosit dalam darah.

Berikut adalah karakteristik penderita ITP yang perlu Anda ketahui :

Terdapat riwayat perdarahan

Terdapat riwayat konsumsi obat tertentu, seperti heparin, sulfonamid, kuinidin/kuinin, aspirin

Terdapat riwayat ibu menderita HIV, trombositopenia dan atau kelainan hematologi yang lain

Terdapat manifestasi perdarahan seperti ekimosis multipel (memar kebiruan), petekie(bintik merah di kulit), epistaksis (mimisan)

Tidak ada pembesaran hati, limpa dan kelenjar getah beningTerdapat riwayat infeksi sebelumnya.

Apakah Anda merasa memiliki satu atau lebih karakteristik di atas?

Penanganan medis terhadap penyakit ITP yang diderita orang dewasa lebih ditujukan untuk meningkatkan jumlah trombosit, apabila memang terbukti Anda memiliki kadar trombosit Anda rendah.

Tata laksana ITP akut pada kasus ringan biasanya hanya dilakukan observasi, karena kelainan ini dapat sembuh secara spontan tanpa pengobatan yang ditandai dengan hilangnya tanda-tanda perdarahan seperti memar yang Anda miliki. Apabila trombosit Anda turun dan setelah 2 minggu tanpa pengobatan jumlah trombosit belum naik, biasanya Dokter akan mempertimbangkan pemberian kortikosteroid. 

Saran kami sebaiknya anda memeriksakan ke dokter spesialis penyakit dalam untuk dilakukan anamnesa lengkap dan pemeriksaan fisik ataupun pemeriksaan penunjang yang sekiranya diperlukan.

Demikian informasi yang dapat kami beirkan,semoga bermanfaat

Salam

0 Komentar

Belum ada komentar