Sukses

Kutil Kelamin
07 Sep 2018, 20:06 WIB
Pria, 34 tahun.

Saya penderita kutil kelamin, di daerah kelamin baru ada dua titik. Waktu saya ke dokter kulit dan kelamin diberikan obat cream dan yang diminum. Obat oles yang diberikan VITACID. Apakah obat ini memang juga bisa mengobati kutil kelamin. Setelah saya baca VITACID ini fungsinya untuk jerawat

dr. Nadia Octavia

Dijawab Oleh:

dr. Nadia Octavia

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.Com

Halo, kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan.

Kutil pada kelamin dapat disebabkan oleh berbagai penyebab, salah satunya yang paling umum adalah kondiloma akuminata. Kondiloma Akuminata merupakan suatu penyakit menular seksual yang disebabkan oleh infeksi Human Papilloma Virus (HPV). Pada sebagian kasus, kutil kelamin ini dapat menghilang dengan sendirinya tanpa pengobatan, namun dapat juga terus tumbuh dan membesar. Kadang kutil ini juga dikenal dengan istilah jengger ayam.

Kutil pada kelamin dapat diobati dengan beberapa pilihan pengobatan, antara lain dengan mengoleskan bahan bernama podifilin pada kutil tersebut untuk kemudian dibilas, asam trikloroasetat, atau dengan cryosurgery, dengan laser, atau dengan operasi kecil untuk mengangkat jengger ayam yang berukuran lebih besar. Dengan penanganan yang tepat maka kondiloma akuminata dapat disembuhkan, meskipun sering kambuh.Efektivitas penanganan sangat bergantung pada ukuran dan juga metode penanganan.

Kondiloma akuminata juga merupakan penyakit yang ditularkan lewat hubungan seksual. Anda perlu memperhatikan agar melakukan hubungan seksual yang aman, tidak berganti-ganti pasangan dan melakukan hubungan seksual dalam hubungan pernikahan agar kondiloma akuminata tidak berulang atau terkena infeksi menular seksual lainnya.

Mohon maaf, kami hanya dapat memberikan informasi untuk menambah wawasan Anda dan tidak dapat memberikan obat melalui sesi konsultasi, terlebih tanpa pemeriksaan langsung oleh dokter. Selain itu, terkait dengan biaya, kami tidak dapat menjawab karena akan berbeda-beda tergantung instansi.

Sebaiknya Anda melakukan konsultasi ke dokter spesialis kulit dan kelamin untuk pengobatan lebih lanjut.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam Sehat

0 Komentar

Belum ada komentar