Sukses

Penanganan Azoospermia

07 Sep 2018, 11:36 WIB
Wanita, 34 tahun.

Dok suami saya azoospermia,,dokter memvonis harus biopsi testis utk mengambil sperma sedangkan hasil darah hormon testosteron nya di bawah minimal apakah kemungkinan untuk saya bisa hamil dgn cara bayi tabung bisa berhasil

dr. Atika

Dijawab Oleh:

dr. Atika

Terima kasih telah mengajukan pertanyaan mengenai azoospermia melalui fitur Tanya Dokter. 

Azoospermia adalah keadaan tidak ditemukannya sperma dalam cairan ejakulat (semen) yang keluar saat seorang pria ejakulasi. Sperma adalah sel yang diperlukan untuk membuahi sel telur pada proses fertilisasi. Kondisi ini dapat terjadi akibat sumbatan saluran sperma, atau akibat penurunan produksi sperma dalam buah zakar. Untuk mengetahuinya, perlu dilakukan serangkaian pemeriksaan meliputi pemeriksaan fisik langsung, pemeriksaan sperma, dan pemeriksaan hormon.

Apabila kondisi yang terjadi adalah tidak adanya sperma yang dibutuhkan untuk membuahi sel telur, tentunya seseorang kehilangan kemampuan untuk membuahi dan menyebabkan kehamilan serta tidak dapat diterapi dengan cara apapun. Namun azoospermia yang terjadi akibat sumbatan saluran sperma masih dapat diperbaiki dengan jalan operasi. Meskipun operasi yang dilakukan juga tidak dapat menjamin pengembalian atau peningkatan kesuburan penderitanya.

Pemeriksaan analisis sperma yang ideal biasanya dilakukan saat berpuasa hubungan seksual selama 2-5 hari, dan tidak melewati 1-2 minggu. Hal ini bertujuan untuk mendapat kualitas dan kuantitas terbaik dari sperma. 

Terkait kasus suami Anda, perlu diketahui terlebih dahulu apa penyebab gangguan azoospermia yang dialaminya. Kami sarankan suami Anda untuk konsultasi lebih lanjut dengan dokter spesialis Andrologi. 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan mengenai azoospermia. Semoga penjelasan ini bermanfaat.

3 Komentar